Kepala BAIS TNI Diganti di Tengah Sorotan Kasus Andrie Yunus
Peristiwa.info – Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, berdampak pada perubahan di tubuh internal Tentara Nasional Indonesia (TNI). Jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI resmi mengalami pergantian.
Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, menyatakan bahwa langkah tersebut diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban institusi atas keterlibatan oknum prajurit dalam kasus yang menjadi sorotan publik tersebut.

Pergantian jabatan dilakukan melalui mekanisme internal TNI berupa penyerahan jabatan di lingkungan Mabes TNI. Langkah ini juga menjadi bagian dari evaluasi organisasi guna menjaga profesionalitas serta kredibilitas institusi di tengah proses hukum yang berjalan. Dari sisi alasan, keputusan ini tidak terlepas dari meningkatnya perhatian publik terhadap dugaan keterlibatan anggota BAIS dalam tindak kekerasan tersebut. Tekanan publik serta kebutuhan menjaga kepercayaan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam pengambilan kebijakan tersebut.
Sementara itu, proses hukum terhadap para terduga pelaku masih berlangsung. Sejumlah anggota TNI telah diamankan dan diperiksa oleh Polisi Militer guna mendalami peran masing-masing dalam peristiwa penyiraman air keras tersebut. Namun hingga kini, TNI belum mengungkap secara rinci motif, kronologi lengkap, maupun keterkaitan struktural dalam kasus tersebut. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan publik terkait transparansi dan penegakan hukum dalam penanganan kasus tersebut.
Situasi ini juga mendorong desakan kepada TNI untuk meningkatkan keterbukaan serta memastikan proses hukum berjalan secara akuntabel.
Peliput : Ahmad Rafli Anshori
Editor : Siti Nurhaliza
