Tersangka Pembunuhan Mahasiswa ULM Akhirnya Ditangkap
peristiwa.info – Tersangka pelaku penusukan seorang mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang bernama Muhammad Wildan (19), kini telah berada di tahanan setelah diantarkan pihak keluarga langsung ke Kapolresta pada Minggu 28 Februari 2021 pukul 17.00 WITA. Kedua tersangka berinisial EF (20) dan WH (24) warga Jalan Kelayan A / Antasan Segera, Banjarmasin Selatan.

Usai memeriksa kedua tersangka, Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan, menuturkan kronologi kejadian yang akhirnya merenggut nyawa korban.
Kejadian itu bermula saat Muhammad Wildan dan seorang temannya membeli nasi goreng di Jalan Lingkar Dalam, Kelurahan Pekapuran Raya, Kecamatan Banjarmasin Timur, Jumat (2/2/2021) lalu, sekitar pukul 02.00 WITA. Disaat yang bersamaan, pelaku dan seorang temannya yang juga membeli nasi goreng kebetulan duduk di belakang kursi yang ditempati oleh korban.
Saat itu handphone salah satu pelaku berbunyi. Mendengar itu korban pun menoleh ke arah tersangka pertama. Ternyata hal tersebut membuat tersangka tersinggung dan bersikeras tidak terima karena korban menoleh ke arahnya, hingga kemudian sempat terjadi cek-cok di antara keduanya.
Melihat tersangka berdiri, korban juga ikut berdiri dan melepaskan jaketnya. Tetapi saat itu korban dibujuk oleh temannya agar jangan berkelahi dan melawan, hingga akhirnya korban kembali mengenakan jaketnya.
Namun tersangka yang sudah emosi dan tidak terima lalu mengambil dua balok papan kecil yang kemudian dilemparkannya ke arah korban dan temannya, namun berhasil dihindari. Tak berhenti disitu, tersangka juga sempat melemparkan ban bekas ke arah korban, namun kembali tidak mengenai sasaran.
Korban dan temannya sempat meminta maaf kepada pelaku, namun ditolak oleh pelaku dan mengatakan “jangan kemana-mana buhan ikam, di sini haja”, sambil menghalangi sepeda motor milik korban.
Tidak berapa lama kemudian datang dua orang teman tersangka di antaranya berinisial Wah yang duduk di jok belakang sambil membawa sebilah pisau kemudian berlari berusaha menikam korban tetapi hampir mengenai teman korban. Hingga akhirnya korban kembali ditikam oleh tersangka Wah di bagian perut sebelah kanan dan kiri.
Melihat hal tersebut teman korban langsung melerai keduanya dengan cara menarik tangannya. Namun tanpa disangka, tersangka pertama langsung mendekati korban dan menikamnya beberapa kali, hingga mengalami luka pada bagian bagian bawah ketiak sebelah kiri.
Korban yang sempat lari, tetap dikejar oleh kedua tersangka. Beruntung, dengan dibonceng temannya, korban akhirnya berhasil melarikan diri ke arah dalam Jalan Lingkar lewat jalan tembus menuju Polresta Banjarmasin.
Korban kemudian akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan. Meski telah mendapatkan perawatan dan keluar dari rumah sakit, korban pun meninggal dunia pada Sabtu (20/2/2021), di rumah orang tuanya di kawasan Batulicin.
Peliput: Dewi Rostika Khairani
