Konsolidasi Lanjutan Tentang Omnibus Law di Undur, Alasannya?
peristiwa.online – Dalam beberapa waktu terakhir, Omnibus Law memicu banyak perdebatan di tingkat nasional. Istilah Omnibus Law di Indonesia pertama kali akrab ditelinga setelah pidato pelantikan Presiden Joko Widodo pada Oktober 2019 lalu.
Hampir di seluruh penjuru kota Indonesia melakukan seruan aksi yang dilakukan oleh mahasiswa(i) dari berbagai kampus. Seruan aksi ini dilakukan untuk menolak sistem Omnibus Law.

Tak terkecuali di Banjarmasin. Seruan aksi dilakukan oleh aliansi mahasiswa se-Kalimantan Selatan yang telah dilaksanakan 4 hari lalu senin (24/02) tidak menghasilkan perubahan.
Untuk menindak lanjuti seruan aksi tersebut, maka para aliansi mahasiswa se-Kalimantan Selatan akan mengadakan konsolidasi lanjutan yang beragendakan tentang Omnibus Law.
“Masih belum bisa dipastikan kita akan demo atau pernyataan sikap saja.” Venta Justitia memberikan pendapatnya.
Konsolidasi Lanjutan ini diundur dikarenakan cuaca pada jumat (28/02) tidak memungkinkan.

“Masih didiskusikan. Karena kami dari BEM masih rapat kerja hingga hari minggu.” Sambung Venta Justitia sebagai ketua BEM FH ULM.
Pantengin terus ya instagram @bemfh_ulm untuk info lebih lanjutnya! Semangat!
Peliput : Rizqi Nur Safitri
