Mahasiswa dan Masyarakat Gelar Aksi Sumpah Pemuda, Suarakan Lima Tuntutan
peristiwa.info – Pada Rabu, 28 Oktober 2026, ratusan mahasiswa dari berbagai kampus bersama masyarakat sipil menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Aksi yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB ini digerakkan oleh Komite Selamatkan Daulat Rakyat (SADAR) bersama BEM Universitas Indonesia (UI), dengan jumlah massa yang diperkirakan mencapai sekitar 2.500 orang. Selain Bundaran HI, titik aksi lain juga direncanakan di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Monas, dan Tugu Tani.
Dalam aksi tersebut, massa mengusung isu #IndonesiaSadar dengan lima tuntutan kepada pemerintah, yakni penanganan bencana ekologis, penggunaan anggaran negara, biaya pendidikan, reformasi hukum, serta perlindungan hak asasi manusia (HAM) dan demokrasi. Salah satu perwakilan mahasiswa, Mora, menyampaikan bahwa aksi di Bundaran HI tidak hanya menjadi ruang bagi mahasiswa, tetapi juga bagi buruh, tani, dan seluruh unsur rakyat. Pernyataan itu ia sampaikan dalam konsolidasi aksi di Pusat Kegiatan Mahasiswa (Pusgiwa) UI, Depok, Senin (26/10/2026) malam.

Dinamika sempat terjadi di lapangan sebelum massa tiba di titik aksi. Mahasiswa dari UI, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sempat tertahan barikade aparat di Jalan Jenderal Sudirman saat bergerak menuju Bundaran HI. Massa UI yang akhirnya berhasil tiba kemudian bergabung dengan kelompok mahasiswa lainnya. Sebelumnya, sebagian massa terpantau berada di depan Kedutaan Besar Jerman sebelum bergerak ke Bundaran HI, berkumpul di sekitar air mancur, dan menyampaikan aspirasi melalui orasi sambil mengacungkan salam tiga jari. Akibat aksi tersebut, polisi menutup sebagian ruas Jalan Sudirman yang mengarah ke Monas.
Dari sisi pengamanan, Polri mengimbau peserta aksi agar menyampaikan aspirasi secara tertib dan tidak terprovokasi. Sehari sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyebut pihaknya masih membahas rencana aksi tersebut. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta kepolisian mengamankan demonstrasi mahasiswa secara humanis. Di lokasi, personel kepolisian dan kendaraan kesehatan (Dokkes) bersiaga, sedangkan Aliansi Ibu Indonesia terpantau menyediakan konsumsi bagi massa aksi.
Hingga pukul 18.00 WIB, massa masih bertahan di Jalan MH Thamrin, tepatnya di depan UOB Plaza, dekat Bundaran HI. Menjelang malam, Kapolda Metro Jaya menemui massa di tengah hujan deras, dan para mahasiswa menyatakan merasa sedih dan kecewa. Aksi kemudian membubarkan diri dan seluruh rute bus Transjakarta yang sempat terdampak kembali beroperasi normal.
Peliput: Valencia Artha Ulina Damanik
Editor: Mellysa Sekar Hafsari
