Gempa Susulan Terus Guncang NTT, Warga Mengungsi Karena Takut

peristiwa.info — Sejak gempa utama akhir pekan lalu, wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) masih dilanda gempa susulan secara berkala, hingga membuat suasana di daerah terdampak tegang. Warga melaporkan getaran berulang yang memaksa banyak keluarga keluar dari rumah pada malam dan pagi hari karena khawatir bangunan yang retak akan runtuh.

BMKG mencatat puluhan gempa susulan dalam 48 jam terakhir dengan magnitudo bervariasi dan episentrum tersebar antara lepas pantai dan beberapa daratan kabupaten terdampak. Data pemantauan terus diperbarui untuk memberi peringatan dini dan informasi lokasi yang paling berisiko.

Pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat membuka posko pengungsian di lokasi aman serta mendata warga yang mengungsi. Posko dilengkapi fasilitas dasar seperti tenda, selimut, dan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan sementara keluarga terdampak.

TNI dan Polri bersama relawan turut membantu evakuasi dan distribusi bantuan ke desa-desa terpencil yang sulit dijangkau. Petugas juga melakukan penilaian awal terhadap kerusakan fasilitas pendidikan dan kesehatan, termasuk kerusakan fisik pada atap RSUD Aeramo di Kabupaten Nagekeo, serta rumah tinggal untuk menentukan bangunan yang tidak layak huni.

Tim medis dan relawan kesehatan mendirikan layanan kesehatan darurat di posko untuk menangani luka ringan, memberikan obat-obatan, serta memberikan dukungan psikososial kepada korban yang trauma. Selain itu, relawan lokal membantu membersihkan akses jalan dan memperbaiki alur distribusi bantuan.

BMKG dan instansi terkait juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, menjauhi tebing dan bangunan retak, serta selalu mengikuti informasi resmi melalui saluran BMKG serta pemerintah daerah.

Peliput: Nasywa Putrianti

Editor: Khairil Mustofa Hatta