Strategi Mahasiswa FH Jaga Produktivitas Kuliah di Tengah Ibadah Ramadan

peristiwa.info – Menjalani aktivitas perkuliahan di tengah ibadah puasa Ramadan menjadi tantangan tersendiri bagi kalangan mahasiswa. Perubahan pola makan dan waktu istirahat menuntut kemampuan adaptasi yang tinggi agar performa akademik tetap berjalan optimal di tengah rasa lelah yang kerap muncul.

Meski jadwal kuliah padat dan tugas menumpuk, manajemen waktu yang tepat dinilai menjadi kunci utama bagi mahasiswa untuk tetap fokus belajar sekaligus menjalankan ibadah dengan khusyuk. Ramadan juga dipandang sebagai momentum untuk melatih disiplin dan pengendalian diri, terutama dalam mengatur energi dan memanfaatkan waktu produktif, seperti di pagi hari. Dua mahasiswa Fakultas Hukum (FH), Fajar dan Risyad, membagikan pengalaman mereka dalam menjaga produktivitas selama bulan suci ini.

Fajar mengungkapkan bahwa tantangan terbesar baginya adalah menjaga konsentrasi saat proses pembelajaran berlangsung. Ia dituntut tetap memahami materi kuliah yang kompleks meskipun kondisi fisik sedang menahan lapar dan haus.

“Agenda Ramadan yang cukup padat membuat tenaga yang dikeluarkan terasa lebih besar dibandingkan hari-hari biasa,” ujar Fajar.

Di sisi lain, Risyad mengaku menghadapi kendala teknis terkait mobilitas. Jarak tempuh yang jauh dari rumah menuju kampus serta jadwal kuliah yang penuh hingga sore hari menjadi beban tersendiri. Kondisi tersebut sering kali membuatnya merasa sangat lelah saat menjelang waktu berbuka.

“Kadang merasa lelah dan enggan untuk perjalanan pulang berbuka di rumah karena jadwal yang padat sampai sore,” ungkap Risyad.

Meskipun terdapat tantangan fisik dan penyesuaian jadwal pribadi bagi mahasiswa, Risyad menyebut bahwa sejauh ini tidak ada perubahan signifikan dalam sistem perkuliahan selama bulan Ramadan. Kegiatan akademik tetap berjalan normal sesuai dengan kurikulum yang berlaku.

Peliput: Muhammad Burhaanissulthan

Muhammad Fauzan Ar Rosyid

Editor: Nur Maulidah Putri