SiRakyat Jejak Sakti Visit 3, Harmoni Kolaborasi Nyata Mahasiswa
Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (BEM FH ULM) kembali melanjutkan rangkaian program Kolaborasi Rakyat (SiRakyat) Jejak Sakti 2025 melalui kegiatan Visit 3 di Desa Jejangkit Pasar, Kabupaten Barito Kuala. Kegiatan ini menjadi puncak dari tiga rangkaian kunjungan pengabdian masyarakat yang mengusung semangat kolaboratif antara mahasiswa dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan berlangsung meriah sekaligus penuh makna. Mulai dari kegiatan Sehat Bersama yang berkolaborasi dengan BEM Fakultas Kesehatan Sari Mulia, Riang Warna Desa yang menghadirkan kompetisi ekspresi bagi anak-anak desa untuk berkreasi dalam lomba mewarnai dan kuis pengetahuan, hingga Jejak Profil Desa bersama LPM Peristiwa FH ULM yang mendokumentasikan potensi lokal melalui wawancara dan pengambilan video profil desa. Malam harinya, suasana keakraban semakin terasa lewat Panggung Harmoni, yang menampilkan kesenian tradisional seperti panting dan kuntau, serta persembahan bakat dari panitia dan warga.

Nur Amalia Fitri, Ketua BEM FH ULM menjelaskan bahwa SiRakyat merupakan bentuk nyata penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian masyarakat yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun.
“Biasanya pengabdian itu berhari-hari secara menginap, sedangkan untuk SiRakyat ini kami menggunakan tiga kali visit. Visit pertama, visit kedua, baru nanti visit ketiga yang kita bermalam. Tujuannya untuk bisa memberikan kebermanfaatan jangka panjang dan lebih membekas di hati masyarakat yang ada di desa,” ucapnya.
Muhammad Robianoor, selaku Ketua Pelaksana SiRakyat Jejak Sakti 2025 turut menegaskan arah kegiatan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat.
“Kegiatan ini sebagai upaya untuk memberdayakan masyarakat yang berfokus pada pengembangan potensi lokal dan sinergi sosial ekonomi. Dan juga, sebagai wujud komitmen terhadap salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pengabdian Masyarakat,” ungkapnya.
Dalam penutup wawancara, ia juga menyampaikan pesan bagi mahasiswa dan masyarakat.
“Sebagai Ketua Pelaksana kegiatan sirakyat ini, saya mengajak seluruh mahasiswa Fakultas Hukum untuk mengimplementasikan konsep agent of change dan social control yang sejati. Ilmu hukum yang telah dipelajari di bangku perkuliahan bukanlah sekadar teori yang terpisah dari realitas masyarakat, melainkan instrumen pemberdayaan yang harus diaktualisasikan untuk memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” tegasnya.

Melalui SiRakyat Jejak Sakti Visit 3, mahasiswa Fakultas Hukum ULM menunjukkan bahwa pengabdian bukan hanya tentang hadir di tengah masyarakat, tetapi juga tentang membangun kolaborasi yang berkelanjutan. Dari Desa Jejangkit Pasar, semangat kolaboratif dan nilai kemanusiaan terus bergema menguatkan komitmen bahwa ilmu hukum dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan dalam mewujudkan perubahan nyata.
