Puisi Chairil Anwar Hiasi Stasiun seoul, Banggakan Indonesia!

peristiwa.info – Senin 10 Maret 2025, Chairil Anwar, sastrawan populer di Indonesia yang saat ini puisinya sedang dipajang di pintu stasiun kereta bawah tanah di Ibu Kota Seoul, Korea Selatan. Mahakarya Chairil Anwar ditampilkan dalam dua bahasa, yakni Bahasa Indonesia dan Bahasa Korea, di Stasiun Yeouido dan Stasiun Gangnam.

Kuasa Usaha Ad-interim (KUAI) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul, Zelda Wulan Kartika dalam unggahan Instagram @indonesiainseoul menjelaskan pemasangan puisi ini dilakukan dalam rangka Program Puisi Multinasional oleh Pemerintah Kota Seoul, yang berkolaborasi dengan kedutaan besar dari berbagai negara.“Kami merasa sangat terhormat sekaligus sedikit terkejut, tetapi dalam arti yang positif. Kami menyadari bahwa puisi memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Korea, sehingga kami ingin memperkenalkan Indonesia kepada publik Korea melalui karya sastra,” ungkap Zelda.

Ia juga menjelaskan bahwa inisiatif pemasangan puisi ini sejalan dengan misi KBRI Seoul dalam mempererat hubungan bilateral, khususnya dalam memperkenalkan pertukaran budaya antara Indonesia dan Korea.Menurutnya, Aku merupakan puisi Chairil Anwar yang paling terkenal karena mengekspresikan keteguhan diri, keberanian, dan kebebasan. Puisi ini dipilih karena mencerminkan semangat individu dalam menjalani kehidupan. “Salah satu baris paling ikonik dalam puisi ini adalah ‘Aku mau hidup seribu tahun lagi’, yang menunjukkan gairah hidup serta tekad kuat dalam meraih tujuan,” ujar Zelda.

Ia juga menambahkan bahwa pesan tentang semangat dan determinasi dalam puisi Aku bersifat universal dan tetap relevan lintas budaya, termasuk bagi masyarakat Korea.

Peliput: Nahdya Khilyana & Nabila

Editor: Muhammad Rizky Fadhilah