Karya Rangkaian Manik-manik Jadi Penghasil Cuan
peristiwa.info – Merangkai manik-manik, menyulam, maupun kerajinan tangan lainnya merupakan seni yang apabila dijalani dengan serius dan sesuai dengan passion , maka dapat dijadikan sebagai sumber pendapatan yang lumayan.
Contohnya seperti yang dilakukan oleh beberapa anak-anak muda dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Hal ini dapat terlihat dari usaha kerajinan ‘Karya Tangan’ yang mereka tekuni, sekarang mereka sudah merasakan cuan yang mengalir.
Dilansir dari Banjarmasin Post, Naura yang mana dirinya selaku pendiri usaha Karya Tangan, memaparkan bahwa sekarang sudah ada enam orang yang bergabung dalam usaha kerajinan ini.

“Berawal dari hobi menggabungkan atau merangkai manik-manik, sehingga banyak orang yang suka dan banyak permintaan, sampai akhirnya kami buka usaha dengan nama Karya Tangan” Jelas Naura.
Dari yang telah dijelaskan oleh Naura dan beberapa perajin lainnya, kerajinan tangan yang dihasilkan memiliki berbagai macam jenis seperti rangkaian manik-manik cantik dan lucu berupa cincin, kalung, gelang, pigura berhias sulam, dan lain-lain.
Tentunya selain mempromosikannya secara pribadi, mereka juga sering membuka stan di sejumlah pameran, termasuk di Festival Pekan Kebudayaan Daerah di Lapangan Murdjani, Banjarbaru. Yang mana tujuannya agar dapat menunjukkan eksistensinya kepada masyarakat secara luas.
“Alhamdulillah setiap kami buka stan selalu ada ramai pembelinya. Mereka tidak hanya beli produk jadi tapi juga request desainnya, misal yang gelang pakai nama,” Jelas Naura.
Hal ini juga ditambahkan oleh Raisya, salah satu perajin atau crafter dari usaha Karya Tangan ini, bahwa produk yang dihasilkan berbahan dasar manik-manik plastik dan ada juga kelas premium yang dibuat dengan material kaca.
“Harga jual hasil karya tangan berbeda-beda mulai dari: Cincin Rp. 10 ribu, Gelang Rp. 20 ribu sampai Rp. 50 ribu, Kalung Rp. 50 ribu sampai Rp. 100 ribu, Pigura sulam Rp. 120 ribu.”
Dengan bagaimana usaha Karya Tangan ini berjalan dengan baik, Naura selaku pemilik usaha membuka peluang bagi siapapun yang ingin belajar cara membuat manik-manik yang cantik, indah, dan bisa jadi cuan ini. Yang mana Naura realisasikan dengan membuka kelas untuk belajar pembuatan manik-manik tersebut.
Peliput: Diva Lazuardi Imani
Editor: Kenneth
