Alasan Singapura Menjadi Pilihan untuk Tempat Konser oleh Musisi Ternama
peristiwa.info – Belakangan ini, beberapa musisi internasional kini tengah mengadakan tur atau konser di wilayah Asia. Nama musisi ternama seperti Coldplay dan Taylor Swift sedang ramai diberitakan dengan aksi-aksi panggung dalam konsernya. Salah satu negara Asia yang paling sering mengadakan konser dan menambahkan waktu konser ialah Singapura.
Dilansir dari idntimes.com, seperti yang diketahui Singapura menjadi sorotan karena Coldplay dan Taylor Swift baru saja mengumumkan tanggal tur mereka yang akan digelar pada 2024 mendatang yang seakan mengkonfirmasi superioritas Singapura di Asia Tenggara. Mereka sengaja memilih negara tersebut untuk menggelar konser selama 6 hari. Tentu hal ini menjadi konser terbanyak dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya termasuk Indonesia.

Sehingga apa yang membuat Singapura selalu menjadi pilihan venue utama bagi sederet musisi dunia? Dilansir dari Pramborsfm.com, cara mereka mencapai status sebagai pusat hiburan Asia Tenggara ialah antara lain:
- Konser Musik Sekaligus Tarik Wisatawan Asing
Pemerintah Singapura memang mendukung untuk pariwisatanya dengan memberikan berbagai kemudahan untuk turis asing. Mulai dari pusat wisata belanja, taman hiburan, dan objek wisata yang mudah diakses dengan transportasi umum memudahkan untuk menarik wisata asing. - Konser Didukung Pemerintah
Pemerintah di Singapura secara aktif mengundang para musisi dan artis internasional dalam upaya memikat penggemar musisi itu sendiri. - Minim Terjadinya Calo Pada Tiket Konser
Peraturan dalam pembelian tiket konser dan acara lainnya lebih ketat dari Indonesia. Seperti, pembelian tiket konser ini dengan tegas tidak mengizinkan tiket untuk dijual kembali tanpa izin dan melarang pemegang tiket tersebut untuk masuk. - Fasilitas yang Mendukung
Singapore National Stadium misalnya, stadion ini berkali-kali dipakai tak hanya untuk keperluan acara olahraga namun konser musisi internasional yang punya basis penggemar besar di Asia Tenggara juga dilakukan di sana.
Peliput : Nazwa Luthfia
Editor : Kenneth
