Foto: Google

Krisis Tabung Oksigen Hantui Indonesia

peristiwa.info– Lonjakan kasus COVID-19 yang terjadi di sejumlah daerah membuat kelangkaan tabung oksigen. Sejumlah rumah sakit terutama di pulau Jawa dan Bali mengaku mengalami kekurangan tabung oksigen di tengah tingginya kebutuhan.

Menurut data Kementerian Kesehatan, kapasitas produksi oksigen nasional seluruhnya mencapai 866 ribu ton per tahun. Namun, dengan kondisi saat ini utilitas pabrik hanya mencapai 75 persen. Sehingga yang riil diproduksi setiap tahun adalah 640 ribu ton. Sekitar 75 persen atau setara 458 ribu ton di antaranya dipakai untuk kebutuhan oksigen industri seperti produksi baja, nikel dan lainnya.

Dalam rapat kerja bersama Komisi IX Senin lalu, Budi Gunandi Sadikin selaku Menteri Kesehatan mengatakan bahwa sudah berkoordinasi dengan Kementerian Perindustrian agar konversi oksigen dari industri ke medis diberikan sampai 90 persen. Jadi, sekitar 575 ribu ton per tahun produksi oksigen dalam negeri akan dialokasikan untuk medis.

Foto: CNBC Indonesia (Andrean Kristianto)

Distribusi yang tidak optimal menjadi salah satu masalah utama penyebab krisis tabung oksigen. Oleh karena itu, pemerintah mengupayakan penyaluran tabung oksigen ke daerah yang memiliki kasus tinggi agar dipercepat.

Selain itu, Menteri Kesehatan mengambil langkah lanjutan bersama Menteri Perindustrian untuk mengimpor tabung oksigen. Ada dua jenis tabung yang akan didatangkan.

“Impor tabung yang 6 meter kubik dan 1 meter kubik untuk memenuhi ruang-ruang darurat tambahan yang ada di rumah sakit,” tambah Budi.