Satu Tahun Belajar Daring, Mahasiswa Taruh Harapan Tinggi Soal Perkuliahan Tatap Muka
peristiwa.info – Rabu,14 april 2021 telah dikeluarkan surat edaran oleh Wakil Rektor Bidang Akademik ULM yang menanggapi mengenai surat DIRJEN DIKTI Nomor 0230/E.E2/BS.01.01/2021 tentang Survey Satu Tahun Pelaksanaan Pembelajaran Daring. Sehubungan dengan hal tersebut Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan melakukan Survey Satu Tahun Pelaksanaan Pembelajaran Daring sebagai bahan kajian terhadap kebijakan pembelajaran daring selanjutnya.

Mengingat pentingnya hasil survey pembelajaran daring tersebut sebagai bahan untuk memetakan kesiapan dan kebijakan strategis yang diperlukan dalam pelaksanaan Semester Daring TA 2021/2022 di perguruan tinggi. Diharapkan partisipasi aktif seluruh komponen pendidikan tinggi untuk mendukung kegiatan survey ini dan mengisi laman survey yang dapat diakses pada: spada.kemdikbud.go.id/survey-pembelajaran-daring
Salah satu mahasiswi Fakultas Hukum ULM yang sedang menjalankan perkuliahan semester 4 menuturkan dengan adanya survey ini diharapkan perkuliahan daring cepat digantikan dengan kuliah luring. “Karena menurut ku kuliah daring/online ini kurang efektif. Banyak mahasiswa yang kurang paham/menurun daya belajarnya dan untuk yang diluar daerah banyak yang mengalami kendala dalam hal jaringan. Kalo kesannya sih pembelajaran daring itu biasa aja ya, bosan juga,” tuturnya.
Jika diperhatikan dalam satu tahun terakhir selama pandemi Covid-19 para mahasiswa belajar di rumah melalui daring, hasil optimalisasi pelajaran mereka tidak belajar secara serius. Mengenai survey ini diharapkan perkuliahan tatap muka bisa terlaksana. Survey ini akan ditutup pada tanggal 30 April 2021. Maka dari itu, alangkah baiknya mahasiswa dapat meluangkan waktunya sebentar untuk mengisi survey tersebut.
Peliput: Putri Kumala Sari
