Rektor Ingin Tim Pakar ULM Lakukan Kajian Banjir Kalsel
peristiwa.info – Selasa (9/2), Banjir yang menerjang sebelas kabupaten/kota di Kalimantan Selatan selama hampir satu bulan membuat Tim Pakar dari berbagai bidang keilmuan di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melakukan kajian mengenai hal tersebut.

Dilansir dari Antara di Banjarmasin, Rektor ULM Prof. Dr. H. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc. mengatakan kajian yang komprehensif perlu dilakukan agar pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota dapat menjadikan hasil kajian tersebut menjadi bahan pertimbangan untuk mengambil kebijakan. Misalnya, berkaitan dengan regulasi bagaimana pemanfaatan lahan di Pegunungan Meratus dan sebagainya.
Sutarto ingin setiap kebijakan harus berdasar kajian ilmiah pada aspek lingkungan. Sutarto juga mencontohkan terkait dengan banjir di Kota Banjarmasin, pihaknya telah memberikan masukan ke Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina untuk program normalisasi sungai.
”Ini momentum yang tepat bagaimana menyelamatkan sungai-sungai yang selama ini tertutup bangunan sehingga ketika hujan dengan intensitas tinggi, banjir terjadi akibat aliran sungai terganggu,” jelas Sutarto Hadi.
Untuk itu, lanjut beliau, setiap bangunan yang menghalangi aliran air atau sungai wajib dilakukan pembongkaran.
”Perda harus ditegakkan. Apapun bangunannya harus dibongkar jika bertentangan dengan program normalisasi sungai,” ucap Sutarto.
Peliput : Qathrunnada Al Muhyi
