Langkah Kementerian PUPR untuk Memulihkan Konektivitas Jalan Lintas Kalsel – Kaltim

peristiwa.info – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) mengunjungi Kalimantan Selatan untuk meninjau langsung daerah Kalimantan Selatan yang sedang dilanda banjir. Ada beberapa jembatan yang terputus akibat tergerus banjir. Salah satunya jembatan Salim yang dikunjungi langsung oleh Menteri PUPR. Dalam peninjauan ini dihadiri juga oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo dan Anggota Komisi V DPR RI Rifqinizami Karsayuda.

Sebagai Langkah dalam penanganan untuk memulihkan lalu lintas jalan Nasional ruas Banjarmasin-Tanjung-Batas Kaltim yang terputus akibat Jembatan Salim/Astambul, yang terletak di KM 55+500 Kota Martapura yang roboh tergerus banjir, Kementerian PUPR mengirimkan jembatan Bailey.

Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalsel dan Balai Wilayah Sungai Kalimantan III telah melakukan penanganan sementara untuk fungsional jalan agar tidak terputus, yaitu dengan memasang baja sheet pile untuk penyambung jalan ke jembatan serta pemasangan sandbag untuk proteksi oprit dan jalan di sekitar area aliran sungai.

Namun hujan deras yang terus mengguyur wilayah Kalsel selama beberapa hari terakhir mengakibatkan kerusakan pada oprit jembatan semakin parah. Dampaknya arus lalu lintas Trans Kalimantan, khususnya penghubung Kalsel dan Kaltim terputus.

“Ini bukan solusi permanen, tetapi paling tidak bisa dilalui dulu. Saya meminta hari Rabu (20/1/2021) mendatang atau paling lambat Kamis sudah dapat dilalui,” kata Menteri Basuki.

Pengiriman jembatan darurat dari besi (bailey) ke lokasi Jembatan Salim dilakukan dengan mobilisasi bentang pertama Jembatan Bailey ke lokasi sepanjang 15 meter dan dilanjutkan dengan bentang lainnya. Menteri Basuki juga berpesan untuk memproteksi oprit jembatan menggunakan geo bag (bukan sand bag) karena akan lebih berat.

Jembatan Sungai Salim dibangun pada tahun 1987 dan memiliki panjang bentang 14.6 meter dengan tipe GTI (Gelagar Beton Indonesia). Desa Tungkap, Kabupaten Banjar ini selain penghubung antara Kalsel menuju Kaltim atau sebaliknya, juga merupakan penghubung utama antara ibu kota Kabupaten Banjar, yakni Kota Martapura dengan Kota Banjarmasin.

Sumber : Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR