Warga Banjarbaru Akui Pernah Hampir Menjadi Korban Fetish Kain Jarik
peristiwa.info – Baru-baru ini nama berinisial G menjadi trending nomor satu di twitter, berawal dari sebuah thread di akun twitter @m_fikris berjudul Predator “Fetish Kain Jarik” Berkedok Riset dari salah satu Universitas di Surabaya yang diunggah pada Rabu (29/7/2020) pukul 18.21 WIB.
Dalam unggahannya itu, Mufis mengaku bahwa dirinya menjadi korban pelecehan seksual G, salah satu mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) terkemuka di Surabaya. Mufis awalnya diminta untuk membantu G yang sedang mengadakan penelitian tugas akhir yang bertemakan bungkus-membungkus.

Dilansir dari merdeka.com, Ketua Pusat Informasi dan Humas (PIH) Unair, Suko Widodo pun membenarkan adanya kasus yang tengah trending di jagad medsos tersebut. Ia bahkan mengakui, jika pelaku yang disebut Gilang atau berinisial GANP itu adalah salah satu mahasiswa di Fakultas Ilmu Budaya Unair.
“Fakultas Ilmu Budaya Unair telah menggelar sidang komite etik terhadap yang bersangkutan. Pastinya kami akan mengambil tindakan tegas karena sudah menyalahi etika mahasiswa,” ujarnya, Kamis (30/7).

Pengakuan lain muncul dari beberapa snapgram dari akun instagram @fauzakml_ warga Banjarbaru Kalimantan Selatan yang menggunggah bukti dan menceritakan bahwa dirinya pernah diminta bantuan oleh G dan hampir menjadi korban fetish kain jarik.
“Dia udah dari 2015 zaman lulus SMA otw ke zaman ospek maba ngechat aku aneh-aneh soal bungkus membungkus ini. Dan gue tau dia masih ada niatan jadiin gue korban dia sampai detik ini.” tulis Fauza disalah satu unggahan snapgramnya.
Dalam unggahannya Fauza juga menghimbau untuk teman-teman yang mungkin pernah mendapat perlakuan serupa dari pelaku bisa hubungi narahubung resmi Fakultas Ilmu Budaya dan/atau HELP CENTER Universitas Airlangga (081615507016, helpcenter.airlangga@gmail.com).
Peliput : Nuranisa Zubaidah
Sumber Foto : Media Sosial
