Membaca dan Belajar Sambil Bermain?

Buku adalah jendela dunia, begitulah kata pepatah yang sering kita dengar. Dengan membaca kita akan mendapatkan ilmu pengetahuan dan menambah wawasan kita.

Pada kali ini Komunitas Literasi Banua membantu masyarakat Banjarmasin untuk meningkatkan minat baca yang sudah kurang diminati oleh banyak orang mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa. Pada era milenial ini tentu tidak sedikit khususnya anak-anak yang kehilangan minat bacanya karena mereka lebih asik memainkan gadget-nya ketimbang membaca buku.

Literasi Banua adalah komunitas relawan yang ada di Banjarmasin yang berfokus di bidang literasi, pendidikan anak yang marjinal dan lingkungan. Komunitas ini didirikan oleh Rima Nur Anjani sorang mahasiswi Fakultas Kedokteran jurusan Psikologi ULM Banjarmasin.

Komunitasi Literasi Banua biasanya membuka lapak bacanya pada hari Minggu mulai pukul 08.00 – 11.00 WITA di Taman Kamboja Banjarmasin. Kegiatannya pun beragam tidak hanya membaca, sesekali Ia mengadakan permainan untuk anak-anak agar tidak jenuh saat membaca “Ada.. biasanya bikin sesi sharing gitu sama anak-anak. Terus games kecil-kecilan. Kalau ada anak yang pengen didongengin juga biasanya dari kami ada ngadain sesi mendongeng,” ujar Rima.

Tujuan dibangun komunitas ini ialah sebagai wadah para pemuda untuk berkarya dan berbagi serta berharap agar komunitas ini bisa dikenal banyak orang. “Harapannya bisa menjadi komunitas yang benar-benar merangkul semua kalangan, bersinergi dengan instansi-instansi, jadi wadah para pemuda untuk bisa berkarya dan berbagi. Dan yang terakhir semoga bisa menjadi komunitas yang mendunia,” tutup Rima.

Sumber foto : Instagram @literasibanua

#peristiwanews

Peliput : Resha Rowieni

Editor : Ales