Film “Istimewa” Buka Ruang Bagi Aktor Disabilitas di Bioskop Indonesia

peristiwa.info — Bioskop Indonesia kembali kedatangan karya layar lebar yang mengambil pendekatan berbeda. Film drama keluarga yang berjudul Istimewa resmi tayang serentak mulai Kamis, 17 September 2026. Film yang diproduksi oleh Kairos Film dan disutradarai Ruben Adrian ini, melibatkan anak-anak penyandang disabilitas sebagai pemeran utama untuk menggerakkan seluruh alur cerita.

Keputusan tersebut menjadi sorotan karena industri film nasional selama ini lebih sering memakai aktor nondisabilitas untuk peran serupa. Melalui film ini, tim produksi memberikan panggung langsung bagi penyandang disabilitas untuk mengekspresikan bakat seni mereka secara utuh, bukan cuma dijadikan objek belas kasihan di layar kaca.

Dari segi jalan cerita, film ini menyoroti kehidupan lima anak disabilitas yang tinggal di panti Yayasan Rumah Istimewa. Konflik bermula ketika pengasuh yang sudah mereka anggap seperti ayah sendiri, Pak Mahendra (Mathias Muchus), tiba-tiba menghilang. Kelima anak tersebut kemudian memutuskan nekat berkelana bersama demi menemukan sang ayah, di mana keterbatasan fisik justru merekatkan ikatan di antara mereka.

Di tengah alur perjuangan itu, kampanye film ini memuat tagar ikonik #akujugaingindipeluk. Pesan singkat ini menyuarakan keinginan mendasar para penyandang disabilitas agar diterima, dicintai, dan diperlakukan setara dalam kehidupan bermasyarakat tanpa dipandang sebelah mata.

Aktor senior Mathias Muchus menyampaikan bahwa persoalan utama disabilitas sebenarnya ada pada cara pandang masyarakat. Hambatan terbesar bukan terletak pada fisik para penyandang disabilitas, melainkan pada prasangka serta stigma keliru yang masih melekat di pikiran orang-orang. Lewat film Istimewa, penonton diajak untuk mengubah sudut pandang tersebut menjadi tindakan nyata dalam memberikan kesempatan yang setara.

Aku istimewa. Dan kamu juga istimewa.

Peliput: Nanda Tri Luthfia

Editor: Khairil Mustofa Hatta