Sekawan Limo 2 Tembus 1 Juta Penonton

peristiwa.info – Film horor komedi Indonesia berjudul Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, kembali mencatatkan prestasi gemilang di industri perfilman nasional. Film garapan sutradara sekaligus komedian Bayu Skak tersebut berhasil menembus angka 1 juta penonton hanya dalam waktu tujuh hari sejak resmi tayang di bioskop pada 27 Mei 2026. Pencapaian ini sekaligus menempatkan film tersebut sebagai salah satu film Indonesia dengan pertumbuhan penonton tercepat sepanjang tahun 2026.

Kabar tersebut diumumkan melalui akun media sosial resmi Sekawan Limo. Dalam unggahan tersebut, pihak produksi menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat yang terus memadati bioskop untuk menyaksikan kelanjutan kisah lima sahabat yang sebelumnya sukses menarik perhatian publik melalui film pertamanya. Sebelumnya, Sekawan Limo 2: Gunung Klawih juga mencatatkan rekor sebagai film dengan perolehan penonton hari pertama tertinggi pada 2026 dengan raihan lebih dari 212 ribu penonton.

Kesuksesan ini menunjukkan bahwa daya tarik genre horor komedi masih sangat diminati oleh masyarakat Indonesia. Film yang dibintangi Bayu Skak, Nadya Arina, Joshua Suherman, Benedictus Siregar, dan Indra Pramujito tersebut mampu mempertahankan tren positif sejak hari pertama penayangan hingga akhirnya menembus satu juta penonton dalam waktu kurang dari sepekan.

Secara cerita, Sekawan Limo 2: Gunung Klawih melanjutkan kisah lima sahabat yang pernah mengalami kejadian mistis di Gunung Madyopuro. Tiga tahun setelah peristiwa tersebut, mereka kembali dihadapkan pada teror baru ketika keluarga salah satu sahabat mereka terancam menjadi tumbal pesugihan. Konflik tersebut membawa mereka dalam petualangan penuh misteri dan ketegangan di Gunung Klawih.

Pencapaian satu juta penonton ini juga membuka peluang besar bagi Sekawan Limo 2: Gunung Klawih untuk menyamai bahkan melampaui kesuksesan film pertamanya yang berhasil mengumpulkan sekitar 2,5 juta penonton pada tahun 2024. Dengan tren penjualan tiket yang masih tinggi dan respons positif dari penonton, film ini diprediksi masih akan mendominasi jajaran box office Indonesia dalam beberapa pekan ke depan.

Peliput : A. Rafli Anshori

Editor : Najma Nur Azkiya