Borobudur Sunrise Kembali Dibuka, Wisatawan Nikmati Magis Pagi Setiap Hari

peristiwa.info- Mulai Minggu, 19 Oktober 2025, Candi Borobudur kembali dapat dikunjungi setiap hari melalui program Borobudur Sunrise. Melalui program ini, wisatawan kini diizinkan naik ke struktur candi untuk menyaksikan momen matahari terbit yang menakjubkan, setelah sebelumnya hanya dibuka pada waktu-waktu tertentu.

Program ini diinisiasi oleh InJourney Destination Management bersama PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (TWC) sebagai upaya memperkuat wisata budaya berkelanjutan sekaligus menjaga kelestarian warisan dunia tersebut. Dengan dibukanya akses harian, pengunjung dapat menikmati panorama matahari terbit berlatar Gunung Merapi dan Gunung Merbabu dari lantai tertinggi Borobudur—momen yang disebut-sebut sebagai salah satu pengalaman paling magis di Asia Tenggara.

Selain menawarkan sensasi eksklusif bagi wisatawan, program ini juga mendorong keterlibatan masyarakat sekitar. UMKM lokal di kawasan Magelang turut berpartisipasi melalui penyediaan suvenir, kuliner khas, serta sarapan tradisional yang disajikan setelah sesi wisata.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan wisatawan. Setiap peserta wajib melakukan reservasi terlebih dahulu melalui sistem resmi InJourney. Kuota pengunjung dibatasi sekitar 100 orang per hari untuk menjaga kenyamanan dan konservasi candi. Setiap peserta akan mendapat perlengkapan khusus seperti alas kaki upanat, senter, dan pendamping wisata bersertifikat. Tiket dijual dengan kisaran harga Rp1 juta per orang, sudah termasuk akses ke struktur candi dan hidangan pagi.

Lebih dari sekadar atraksi wisata, Borobudur Sunrise menjadi ruang edukasi dan refleksi spiritual di tengah peninggalan sejarah abad ke-8. Keindahan sinar mentari yang muncul di antara stupa raksasa tak hanya memanjakan mata, tetapi juga menghadirkan pengalaman batin yang meneguhkan makna keheningan yang hidup di jantung Jawa Tengah.

Peliput : Muhammad Nathan Glendova Ardento