Terima Amarah Netizen, Adaptasi Business Proposal Gagal Penuhi Ekspektasi

peristiwa.info – Film A Business Proposal yang dibintangi Abidzar Al-ghifari dan Ariel Tatum adaptasi dari drama Korea yang berjudul Business Proposal, mengalami penurunan signifikan dalam penjualan tiket setelah penayangan perdana pada 6 Februari 2025. Banyak bioskop yang tidak terisi penuh, mengurangi jadwal tayang pada hari kedua, mencerminkan kurangnya minat pada film ini.

Situasi ini terjadi setelah berbagai penggemar konten Korea Selatan, terutama penggemar drama Korea A Business Proposal, menyerukan boikot atau cancel terhadap film tersebut akibat perilaku Abidzar yang menuai kontroversi. Kontroversi ini bermula ketika Abidzar mengaku hanya menonton satu episode dari drama asli sebelum memerankan karakter Kang Tae Moo. Ia merasa terbebani oleh ekspektasi tinggi dari penggemar, yang ia sebut fanatik, dan mengklaim bahwa ia ingin menciptakan karakter yang berbeda dari aslinya. Selain itu, ia juga tidak peduli dengan protes dan kritik para penggemar, “enggak bakal diundang nanti di premier” ujarnya. Hal ini semakin memperburuk situasi film di pasaran.

Boikot atau cancel culture menurut Cambridge Dictionary didefinisikan sebagai cara berperilaku yang terjadi di masyarakat atau kelompok, terutama di ranah media sosial. Tindakan ini melibatkan orang-orang yang menolak atau berhenti mendukung seseorang dikarenakan sebuah alasan

Kini Abidzar Al Ghifari telah meminta maaf setelah pernyataannya yang menuai kontroversi terkait film A Business Proposal. Dalam unggahan di Instagram pada 3 Februari 2025, ia menyatakan, “Saya mohon maaf untuk semua yang telah tersakiti atas sikap, perbuatan, dan ucapan saya yang salah”

Meskipun Falcon Pictures dan Abidzar sudah meminta maaf, banyak penggemar yang menganggap permintaan maaf tersebut tidak tulus. Jika penjualan tiket tidak membaik, film ini berisiko ditarik dari layar bioskop pada pekan kedua penayangannya.

Peliput : Aulia Rahmawati Suwarno & Aura Haritzah

Editor : Najma Nur Azkiya