Kabar Gembira! Program Makan Gratis Jangkau Siswa di Banjarmasin
peristiwa.info – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sedang menjadi sorotan publik karena program ini sudah mulai diterapkan di 190 lokasi yang tersebar di 26 provinsi sejak Senin, 6 Januari 2025. Program yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto ini ditujukan kepada berbagai kalangan termasuk balita, santri, siswa PAUD, TK, SD, SMP, SMA, serta ibu hamil dan menyusui.

Dalam pelaksanaannya, program MBG ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, menekan angka gizi buruk, sekaligus wujud kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat. Pada tahap awal, sebanyak 190 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang mulai beroperasi. Setiap dapur MBG dikelola oleh tim profesional yang terdiri dari kepala SPPG, ahli gizi, dan akuntan. Tim ini bertanggung jawab memastikan kecukupan gizi, kebersihan, serta distribusi makanan yang tepat sasaran.
Ada beberapa daerah yang telah merealisasikan program ini, misalnya Jakarta, Jawa Barat, dan Sumatera Barat. Selain daerah tersebut, Kalimantan Selatan juga turut melaksanakan program ini, khususnya Kota Banjarmasin. Ada sebanyak 14 sekolah yang melaksanakan program MBG ini, yaitu TK Trisula II Perwari, TK Adhyaksa XIV, SDN Pemurus Dalam 1, SDN Pemurus Baru 2, SDN Pemurus Dalam 8, SDN Pangeran 3, SMPN 19, SMPN 18, SMPN 24, SMPN 21, SMPN 21, SMPN 13, SMAN 9, dan SMKN 4 Banjarmasin. Total peserta didik yang menerima manfaat program ini mencapai 6.531 orang dan terus kian bbertambah
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin Ahmad Baihaqi, menjelaskan bahwa program MBG ini berjalan di bawah pengelolaan Badan Gizi Nasional, dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN). Meski bukan program dari pemerintah kota, Dinas Pendidikan Banjarmasin tetap memantau jalannya kegiatan iini
Keberhasilan pelaksanaan program MBG ini diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk melakukan langkah serupa, sehingga manfaatnya boleh dirasakan lebih luas. Dukungan dari berbagai pihak juga masyarakat umum sangat penting untuk memastikan program ini dapat memberikan dampak positif jangka panjang.
Sumber: Kompas.com
Peliput: Syarifah Nawal Aliya & Valencia Artha Ulina Damanik
