Mendiktisaintek Tekankan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka Sifatnya Tidak Wajib
peristiwa.info – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro, mempertegas bahwa Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) tidak bersifat wajib bagi mahasiswa atau perguruan tinggi. Hal ini disampaikan pada Jumat (22/11) di Kantor Kemdiktisaintek Jakarta, dengan tujuan memberi kebebasan kepada masing-masing pihak untuk merancang pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Beliau menjelaskan bahwa program ini memberi kesempatan bagi perguruan tinggi, mahasiswa, dan dosen untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih fleksibel, sehingga mahasiswa dapat memperkaya pengetahuan mereka melalui berbagai pengalaman belajar.
Prinsip “merdeka” Juga ditekankan dalam MBKM ini yang berarti kebebasan, baik dalam memilih maupun tidak memilih untuk mengikuti program ini. Setiap pihak memiliki hak untuk menentukan apakah program ini relevan dengan kebutuhan mereka.
Menteri Satryo menambahkan bahwa meskipun konsep MBKM sangat bermanfaat, pelaksanaannya harus dilakukan dengan prinsip kebebasan tanpa adanya paksaan. Ia juga menegaskan, “Merdeka berarti bebas memilih, atau bahkan tidak memilih sama sekali.”
Program MBKM diharapkan dapat diterapkan dengan lebih bijak sehingga memberikan manfaat yang optimal bagi perguruan tinggi yang menjalankannya serta bagi mahasiswa, tegas Satryo.
Peliput: Diah Anggun Maruti & Diandra Swadesi Rahim
Sumber: megapolitan.antaranews.com
