Penasaran dengan Fakultas Hukum ULM? Mari Kita Intip Dunia Perkuliahan Kampus Merah

peristiwa.info – Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (FH ULM) adalah salah satu fakultas yang menyediakan bidang studi jenjang sarjana yang banyak diminati oleh calon mahasiswa baru dikarenakan banyaknya jenjang karier yang bisa diambil saat sudah lulus nanti serta besarnya peluang dari karier yang didapatkan tersebut.

Tapi sebelum itu, tahu tidak apa aja sih yang dipelajari di Fakultas Hukum ULM? Dari nama sudah jelas mempelajari terkait hukum, namun bukan hanya hukum nasional tapi juga hukum internasional. Jadi contoh mata kuliah yang akan diambil nanti ada Hukum Pidana, Hukum Perdata, Hukum Tata Negara, Hukum Internasional, dan lain-lain.

“Di Fakultas Hukum ULM, mahasiswa belajar tentang berbagai bidang hukum yang akan menjadi dasar dalam memahami sistem hukum suatu negara. Salah satunya adalah hukum pidana yang mempelajari tentang tindakan kriminal, proses peradilan, hukuman, dan seterusnya,” ucap Bapak Muhammad Ananta Firdaus, S.H., M.H, selaku Ketua Prodi FH ULM.

Kira-kira metode pembelajaran apa saja yang diterapkan di Fakultas Hukum ULM ini, serta manfaat apa yang dibawa oleh metode tersebut? Ternyata, Fakultas Hukum ULM sendiri menerapkan beberapa metode belajar yang digunakan saat ini, salah satunya adalah OBE (Outcome Based Education).

“OBE itu proses pendidikan yang berfokus pada hasil capaian yang ditentukan seperti pengetahuan, kemampuan, dan perilaku yang berorientasi pada hasil. Yang memungkinkan mahasiswa untuk belajar melalui kasus-kasus nyata atau hipotesis. Prosesnya dimulai dengan pemilihan kasus yang relevan dengan materi pembelajaran. Setelah itu mahasiswa diminta untuk menganalisis kasus tersebut secara mendalam, mengidentifikasi masalah utama, dan mempertimbangkan berbagai solusi,” lanjutnya.

Selain itu, karier apa saja sih yang bisa diambil serta paling banyak diminati oleh Alumni FH ULM? Fakultas Hukum ULM sendiri memberikan banyak jenjang karier yang bisa diraih setelah lulus nanti, seperti menjadi advokat, konsultan hukum, hakim, jaksa, notaris, dan lain-lain.

Peliput: Septian Nur Ahmad Fauzy