Salam Pancasila! Digelarnya Sosialisasi yang Membina Pemahaman dan Kesadaran Ideologis Pancasila

peristiwa.info – Jumat (13/10), Dalam rangka membina pemahaman dan kesadaran ideologis terhadap Pancasila, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI (BPIP RI) bersama dengan Komisi II DPR RI mengadakan “Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila” yang bertempat di Auditorium Idham Zarkasi FH ULM.

Acara ini dihadiri oleh Anggota Komisi II DPR RI, Drs. Difriadi bersama dengan Direktur Perencanaan Diklat BPIP RI, Dr. Drs. Yakob, KM., M.Si., dan dari pihak Universitas Lambung Mangkurat adalah Rektor ULM, Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si., bersama Ketua Senat ULM, Prof. Dr. H. M. Hadin, S.H., M.Hum., Dekan Fisipol ULM, Dr. Taufik Arbain, S.Sos., serta selaku Moderator Ahmad Fikri Hadin, S.H., LL.M., dan acara ini juga dihadiri oleh 300 lebih mahasiswa ULM Banjarmasin.

Rangkaian acara dimulai dengan Pembukaan oleh MC, diikuti dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 Stanza oleh seluruh peserta dan pembacaan doa. Sosialisasi ini juga dimeriahkan dengan penampilan tarian dan pertunjukan seni daerah Madihin. Dilanjutkan dengan Prof. Ahmad dan Drs. Yakob yang memberikan Opening Speech dan Sambutan kepada hadirin yang berada di tempat.

Bapak Ahmad Fikri selaku Moderator selanjutnya memulai sesi penyampaian materi yang akan dipaparkan oleh tiga narasumber Drs. Difriadi, Prof. Hadin, dan Dr. Taufik Arbain. Ketiga narasumber ini memberikan penjelasan lebih dalam terkait ideologi Pancasila sebagai pedoman dan sebagai bentuk tindakan dan aksi yang mencerminkan nilai-nilainya. Setelah itu, Sosialisasi ini diakhiri dengan sesi tanya jawab dan kesimpulan dari Bapak Ahmad Fikri mengenai materi yang telah disampaikan.

Sofwa Annama Fanesha Ali selaku MC dan salah satu mahasiswi FH ULM menuturkan pendapatnya tentang materi yang paling berkesan baginya yaitu “Apakah Politik Klientelisme itu mencerminkan nilai-nilai Pancasila?” Menurut Sofwa, materi itu sangat mencerminkan realitas politik yang kerap terjadi di Indonesia. Politik Klientelisme sendiri adalah bentuk praktik pertukaran janji dari elit politik demi mendapatkan suara masyarakat untuk mencapai jabatan tertentu yang diinginkannya. Dilakukan dengan memberikan imbalan entah itu dengan janji materil seperti uang, ataupun dengan realisasi program bantuan sosial tertentu. “Kita sebagai mahasiswa yang paham akan buruknya praktik Politik Klientelisme tersebut seharusnya tidak mudah menerima imbalan tertentu agar memilih sosok pemimpin.”

Sofwa juga memberikan tanggapannya terhadap BPIP RI dan Komisi II DPR RI yang mengadakan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila ini. “Acara ini sangat berguna terlebih bagi kita mahasiswa fakultas hukum untuk mengetahui lebih dalam mengenai ideologi negara kita yaitu Pancasila. Kedatangan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI dapat membantu kita untuk mengetahui lebih dalam makna akan pancasila tersebut.” Tutupnya.

Editor: Kenneth