Menarik! TikTok Hadirkan Konten Khusus Edukasi
peristiwa.info – TikTok saat ini menjadi aplikasi yang sering diakses oleh berbagai kalangan seperti anak-anak, remaja, hingga orang dewasa sekalipun. Rasa khawatir dari para orang tua akan dampak TikTok yang dapat berbahaya bagi anak-anak dan remaja, dan dapat menyebabkan kecanduan seperti menatap layar smartphone terlalu lama. Mengatasi kekhawatiran ini Tiktok mengembangkan inovasinya, yaitu dengan menghadirkan konten yang berfokus pada Edukasi. Konten tersebut bernama “STEM” kepanjangan dari Science, Technology, Engineer, and Math.
Fitur STEM ini hanya akan menampilkan video edukasi saja, konten ini akan muncul di samping feed ‘following’ dan feed ‘for you’ sehingga memudahkan bagi pengguna yang menyukai konten edukatif ketika menjelajah di aplikasi TikTok. Feed STEM akan menciptakan ruang positif untuk pembelajaran bersama dalam bentuk inspirasi dan pengayaan. Dalam menghadirkan konten edukasi tersebut TikTok bekerjasama dengan kurator Common Sense Network untuk melakukan kurasi video dengan mempelajari konten bersifat edukatif dan memastikan video relevan dengan feed ‘STEM’.

“Kami berharap dapat mendukung inisiatif STEM TikTok melalui aliansi ini. Dengan memanfaatkan keahlian tunggal Common Sense Networks dalam evaluasi konten, kami dapat memastikan bahwa pengalaman digital untuk remaja ini akan berharga, mendidik, dan menghibur,” ujar Eric Berger, CEO Common Sense Networks dilansir dari Newsroom TikTok.
Selain itu, TikTok juga bekerja sama dengan agen pemeriksa fakta Poynter untuk memverifikasi keakuratan konten tersebut. Pasalnya, tidak semua konten sain dan teknologi bisa masuk ke feed “STEM”, karena akan ada syarat yang harus dipenuhi, seperti memenuhi standar kurasi yang ditetapkan sebelumnya. Feed ‘STEM’ ini terciptan selaras dengan penelitian yang menunjukkan bahwa Generasi Z atau Gen-Z mulai menjauh dari penggunaan mesin pencari seperti Google untuk mencari informasi. Mereka lebih cenderung menggunakan TikTok sebagai sumber pencarian. Tak heran, menonton konten video terkait hiburan jauh lebih populer karena lebih mudah dipahami daripada mencari informasi dalam bentuk teks panjang melalui mesin pencari. Fakta bahwa TikTok bukan hanya jejaring sosial, tetapi telah berkembang lebih jauh. Mungkin dengan baris “STEM” ini, para pelajar tidak perlu khawatir lagi membaca buku pelajaran yang berat dan membosankan.
Peliput : Haryanto
