Muhammad Ibnu Fahmi, Wisudawan Terbaik Prodi Ilmu Hukum ULM Banjarmasin
Peristiwa.info – Mendapatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang tinggi memang harapan semua mahasiswa. Dengan IPK yang tinggi mereka berkesempatan menjadi mahasiswa terbaik, seperti Muhammad Ibnu Fahmi yang berhasil meraih IPK 3,97.
Seperti halnya yang terjadi pada Muhammad Ibnu Fahmi diumumkan menjadi Wisudawan terbaik Fakultas Hukum dengan jangka waktu 3,5 tahun saat prosesi wisuda Universitas Lambung Mangkurat ke-110 Tahun 2023. Ibnu adalah lulusan Program Sarjana Ilmu Hukum.
“Motivasi utama nya adalah ingin cepat kelar dan bisa mempraktikkan serta mengimplementasikan teori keilmuan ke ranah pekerjaan, sebenarnya lebih ke arah tuntutan dan tanggung jawab sebagai seorang anak yang ingin membahagiakan orang tua dan mengangkat derajat kedua orang tuanya sih. Makanya, ingin cepat lulus dan sesegera mungkin ingin mendapatkan pekerjaan yang layak dan mumpuni. sebenarnya pas di akhir semester 7 agak sedikit bimbang memutuskan mau sidang apa tidak, kebetulan karena mahasiswa yang dapat beasiswa pemerintah, jadi agak sedikit banyak pertimbangan juga apakah ingin sidang di semester ini apa tidak, disisi lain tugas akhir sudah selesai alhamdulillah. Tapi karena momentum 3,5 tahun merupakan suatu hal yang tidak bisa di peroleh setiap saat, melainkan hanya sekali seumur hidup.” ungkap Ibnu

“Oleh karena itulah semisal ada kesempatan itu, usahakan dengan sebaik-baiknya dan jangan di sia-siakan. Untuk masalah rezeki jangan khawatir insya allah, allah sudah menyiapkan ribuan jalan untuk setiap hamba nya selagi dia mau berusaha dan berupaya. “ lanjutnya.
Saat menjadi mahasiswa, Ibnu juga sering mengikuti perlombaan yang diadakan oleh kampus dan sering menjuarai lomba tersebut
Sebagai seorang wisudawan terbaik, Ibnu merasa bangga dan bahagia atas pencapaian yang ia dapatkan. “Puji syukur alhamdulillah, sudah diberikan kesempatan yang luar biasa kepada diri pribadi untuk mendapat kan gelar tersebut, sebenarnya juga sedikit speechless karena mahasiswa/mahasiswi FH ULM juga semuanya kompeten, ambisius, dan keren-keren semua. Sebenarnya ada sedikit cerita di balik hal tersebut, waktu hari H Pelaksanaan Wisuda sempat terjadi kecelakaan saat ingin ke tempat wisuda tersebut, tapi syukur alhamdulillah nya, tidak terlalu parah dan bisa saja mengikuti wisuda dengan lancar dan sangat senang sekali ketika dipanggil kedepan untuk memperoleh penghargaan tersebut yang langsung di saksikan oleh Wisudawan/Wisudawati Ke 110 ULM dan di kalungkannya gordon secara langsung oleh Rektor ULM. Itu sih pengalaman yang tidak pernah terlupakan ketika prosesi wisuda tersebut. Intinya sangat senang dan sangat bersyukur sekali,” ujarnya.
Dia berpesan kepada para mahasiswa agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberi. “ Untuk rekan dan teman-teman mahasiswa yang sedang menjalankan studi perkuliahan, terus semangat dalam menjalankan studi kalian dan demi untuk meraih gelar kalian masing-masing, terlepas kalian punya target dan keinginan masing-masing, intinya semisal ada kesempatan untuk menyelesaikan studi dengan cepat ambil saja kesempatan tersebut, karena kesempatan itu tidak datang untuk yang kedua kalinya. Selain itu jangan pernah membandingkan proses antara kita dengan orang lain, karena setiap proses ada makna dan sudah ada jalan nya masing-masing untuk setiap orangnya. Jangan pernah takut untuk memulai, dan apabila sudah memulai maka usahakan selesaikan dengan sebaik-baiknya apa yang sudah kalian mulai tersebut. Oiya jangan lupa sembari meminta restu orang tua, berdoa dan beribadah kepada Tuhan untuk kelancaran studi kita. Sama dosen juga harus berbudi pekerti dan sopan ya, karena mereka adalah orang tua kedua kita yang mendidik kita di ranah pendidikan dan perkuliahan.,” terang Ibnu.
Ibnu juga berpesan agar tidak lupa minta restu orang tua. “ Oiya jangan lupa sembari meminta restu orang tua, berdoa dan beribadah kepada Tuhan untuk kelancaran studi kita. Sama dosen juga harus berbudi pekerti dan sopan ya, karena mereka adalah orang tua kedua kita yang mendidik kita di ranah pendidikan dan perkuliahan.” tutupnya.
Peliput: M. Syauqi Rafiq & Nazla Nabil Aurori
