Yuk Ketahui Bahaya Penggunaan Celana Ketat Bagi Kesehatan!

peristiwa.info – Celana ketat sudah menjadi sebuah kebiasaan yang sering kita pakai untuk menunjang fesyen. Beberapa orang terutama kaum muda-mudi tertarik menggunakan celana ketat karena celana ini dapat memperlihatkan bentuk pinggul serta kaki saat dipakai. Salah satu contoh celana ketat yang sering dipakai ialah skinny jeans.

Celana ketat sendiri sebenarnya aman digunakan. Namun, bila terlalu sering dipakai dan terlalu ketat hingga menimbulkan tekanan pada organ kelamin atau menghambat pergerakan tubuh justru akan menjadi suatu permasalahan terhadap kesehatan. Dikutip dari alodokter.com berikut beberapa bahaya yang dapat disebabkan oleh penggunaan celana ketat yang tidak tepat dan terlalu sering.

1. Nyeri Punggung
Kebiasaan menggunakan celana ketat dapat menyebabkan fleksi punggung bawah yang berlebihan, sehingga dapat meregangkan jaringan ikat, fascia, dan meningkatkan tekanan pada cakram. Jika sudah begitu, postur tubuh seseorang akan berubah.

2. Bahaya pada Kesehatan Vagina
Pada wanita, celana ketat juga bisa mengakibatkan infeksi jamur di vagina. Hal ini karena celana ketat dapat meningkatkan kelembapan dan mengganggu sirkulasi udara di area vagina, sehingga memicu jamur untuk tumbuh. Oleh karena itu, sebaiknya hindari terlalu sering menggunakan celana ketat.

3. Mengurangi Kesuburan Pria
Dampak memakai celana jeans ketat selanjutnya adalah menurunkan kesuburan pria. Hal tersebut dipertegas dalam jurnal berjudul Lifestyle and fertility: the influence of stress and quality of life on male fertility, yang menemukan bahwa jenis pakaian yang dipilih untuk dipakai pria dapat memengaruhi kesehatan reproduksi. Inilah mengapa penggunaan celana ketat juga tidak disarankan bagi pria, terutama pria yang sedang mengalami gangguan kesuburan, karena bisa memperburuk kondisinya.

4. Saraf Terjepit


Terlalu sering menggunakan celana ketat juga bisa mengganggu fungsi saraf yang melewati pangkal paha hingga paha bagian atas. Nantinya, hal ini dapat menimbulkan rasa sakit dan kesemutan di paha bagian luar. Kondisi ini juga dikenal dengan sebutan saraf terjepit.

5. Gangguan Fungsi Otot
Pada kasus tertentu, celana ketat dapat mengakibatkan sindrom kompartemen. Kondisi ini disebabkan oleh terganggunya fungsi normal otot tubuh karena adanya tekanan berlebih yang membuat jaringan otot membengkak dan menjadi sulit untuk digerakan.

6. Memicu Sakit Perut dan Masalah Pencernaan
Mengenakan celana jeans yang cukup ketata dan dipadukan dengan ikat pinggang dapat meningkatkan tekanan di perut dan menyebabkan rasa sakit dan asam lambung. Risikonya semakin tinggi jika kamu sering melakukan gerakan membungkuk atau jongkok menggunakan celana jeans.

Nah, pada dasarnya penggunaan pertama celana ketat memeang tidak langsung menyebabkan penyakit diatas, tetapi penggunaan celanan ketat yang sering dipakai dan tidak di cuci ini lah yang dapat menimbulkan berbagai penyakit.

Bagi kamu yang memang sering menggunakan celana ketat dalam kehidupan sehari-hari sebaiknya mulai kurangi frekuensi penggunaan celana ketat ya dan jangan lupa menjaga kebersihannya agar terhindar dari penyakit-penyakit tersebut. Selain itu bagi kamu yang memang mengalami masalah penyakit kulit tidak disarankan untuk menggunakan celana ketat.

Jika setelah menggunakan celana ketat kamu mengalami beberapa keluhan, seperti kesemutan, nyeri di bagian paha dan punggung, atau rasa sakit dan gatal di area kelamin, kamu sangat disarankan untuk berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan mencegah terjadinya kondisi yang lebih serius.

Peliput : Ahmad Muhazir