Menyadari Pentingnya Pers di Hari Pers Nasional

Hari ini bertepatan pada tanggal 9 Februari 2019 merupakan hari memperingati peran dan keberadaan pers secara nasional, yaitu Hari Pers Nasional. Hari Pers Nasional (HPN) diselenggarakan bertepatan dengan hari ulang tahun Persatuan Wartawan Indonesia, didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 5 tahun 1985.

Keputusan Presiden Soeharto pada 23 Januari 1985 itu menyebutkan bahwa pers nasional Indonesia mempunyai sejarah perjuangan dan peranan penting dalam melaksanakan pembangunan sebagai pengamalan Pancasila. Hari Pers Nasional dilaksanakan setiap tahun bergantian di ibukota provinsi se-Indonesia.

Tak dapat dipungkiri, pers memang banyak berperan dalam pembangunan bangsa. Peran pers disini untuk mendukung dan menyebarluaskan sebuah keberhasilan dalam maksud memotivasi para pembacanya. Tanpa disadari, hal inilah yang yang menjadi pesan-pesan semangat dalam diri seseorang untuk menghasilkan sebuah keberhasilan baru. Disinilah salah satu maksud dari pers untuk pembangunan bangsa.

Pers juga menjadi wadah dalam menyuarakan kritik, saran, dan aspirasi bagi siapa saja tanpa pandang bulu. Pers yang sebenar-benarnya tidak pernah memihak, dan tidak menyajikan sebuah berita/informasi tanpa adanya kebenaran atau kepastian. Oleh karena itu, dari pers yang sehat pasti terdapat kebenaran sehingga dapat mewujudkan suatu keadilan.

Informasi adalah salah satu bagian dari pers, masyarakat pada hari ini disadari atau tidak selalu memerlukan informasi. Artinya pers sudah menjadi makanan sehari-hari setiap orang baik untuk selingan saja maupun untuk membantu sebuah pekerjaan/urusan. Dalam suatu negara pastilah terdapat banyak perusahaan media massa yang berlomba-lomba memberikan informasi kepada masyarakat.

Namun dengan kemajuan teknologi masa sekarang, tidak hanya perusahaan media massa yang bisa memberikan informasi secara luas kepada masyarakat. Di sebuah kampus contohnya, hampir semua Universitas di Indonesia memiliki unit kegiatan mahasiswa yang bergerak di bidang pers. Hal ini sangat berguna untuk mengetahui seputar informasi-informasi yang ada di wilayah universitas tersebut, maupun sebagai wadah dalam menyuarakan pendapat atau aspirasi. Bahkan, sudah mulai banyak SMA/MA/MK membuat ekstrakurikuler yang bergerak di bidang jurnalistik dan pers. Artinya semakin hari pers semakin disadari akan manfaatnya dan semakin diminati para penerus bangsa.

“Harapan saya untuk pers Indonesia kedepannya adalah menjaga netralitas pers yg independen tanpa ada intervensi uang ataupun kekuasaan yg tetap mengedepankan kepentingan masyarakat dan menjunjung nilai-nilai Pancasila. Terkhusus untuk pers mahasiswa harapan saya agar kedepannya mendapatkan perlindungan hukum yg sama dengan pers yg berbadan hukum agar pers mahasiswa dapat lebih aman dan nyaman dalam memberikan informasi dalam lingkungan universitas kampus dan mahasiswa umum.” ujar Matias Andrean, yang saat ini menjabat sebagai pemimpin umum Lembaga Pers Mahasiswa Peristiwa, Fakultas Hukum ULM.

Peliput : Aulia Hamimah dan M. Rinaldianoor

Editor : Christine