Ternyata, Ini Penyebab Hujan Es di Indonesia!
peristiwa.info – Pada Senin, 28 Maret 2022, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diterpa cuaca ekstrem. Hujan disertai angin kencang melanda wilayah DIY, bahkan ada beberapa daerah yang diguyur hujan es. Diketahui akhir-akhir ini wilayah Indonesia sering mengalami fenomena hujan es diantaranya pernah terjadi di Surabaya, Lampung, dan Bekasi. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Padahal hal ini sangat tidak lazim terjadi di Indonesia yang memiliki iklim tropis. Yuk simak penjelasannya!

BMKG memaparkan bahwa fenomena hujan es lebih sering terjadi pada masa peralihan musim atau pancaroba pada siang atau sore hari. BMKG menyebut hujan es bersifat sangat lokal dengan luasan berkisar 5-10 kilometer dan berdurasi kurang dari 10 menit. Melansir laman Teknik Lingkungan Adhi Tama Institute Of Technologi (ITATS), ada beberapa faktor yang menyebabkan hujan es, yakni tersedianya energi potensial di udara, kelembaban udara yang cukup tinggi, serta udara lembab tersebut berada di bawah udara kering.
Hujan es sendiri bisa terjadi di Indonesia karena wilayah ini memiliki kelembaban yang cukup tinggi, meskipun beriklim tropis. Hujan es juga bisa terjadi karena munculnya tumpukan awan cumulonimbus dalam siklus hidrologi. Awan cumulonimbus terbentuk dari awan-awan kecil yang berkumpul dan berubah menjadi tumpukan awan yang tebal karena hembusan angin. Tumpukan awan tersebut berisi air, es, dan muatan listrik berupa petir. Lantaran suhu yang sangat dingin, butiran es cumulonimbus tidak mencair secara sempurna. Maka, ketika butiran es ini jatuh ke permukaan bumi terjadilah fenomena yang disebut hujan es.
Peliput : Haya Shofiyya
