Menuju Pemilu Mahasiswa 2018, Sudah Siapkah?
Seperti yang kita ketahui pemilihan ketua dan wakil ketua BEM FH sudah semakin dekat. Banyak persiapan yang sudah dilakukan baik dari pihak paslon maupun KPU. Masing-masing paslon akan melewati beberapa tahapan sebelum akhirnya dilantik menjadi ketua dan wakil ketua BEM.
Adapun agenda tersebut diawali dengan penyerahan berkas, pengumuman lolos seleksi, wawancara bakal calon. Penetapan nomor urut, kampanye, debat kandidat, masa tenang, pemilu mahasiswa FH ULM disertai pengumuman hasil rekapitulasi, penetapan ketua dan wakil ketua BEM, dan diakhiri dengan pelantikan ketua dan wakil ketua BEM.
Tim sukses atau yang biasa disebut timses juga memiliki peran dalam membantu tiap paslon. Para anggota timses tentunya dari mahasiswa fakultas hukum dan sudah terdaftar ke KPU sebagai timses. Dalam menyuarakan paslonnya diharapkan para timses menghindari politik uang dan kampanye diluar jadwal kampanye. Adapun sanksi yang dapat diberikan kepada timses yang melanggar antara lain teguran pemberhentian dari timses hingga pencabutan hak suara.

Sejauh ini untuk persiapan pemilu sudah siap untuk menyambut pesta demokrasi dan akan diselenggarakan sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan. “Persiapan untuk pemilu bagi paslon BEM FH untuk tahun ini sudah cukup matang. Kendala untuk saat ini belum ada. Mengenai debat dan kampanye pasti akan dilaksanakan sesuai dengan rencana dan dengan cara tersebut akan diketahui profil dan kapasitas serta berbagai janji dari para masing-masing kandidat jika terpilih sebagai ketua dan wakil ketua BEM FH,”ujar Tigor selaku korlap KPU. Pihak KPU juga berpesan untuk mahasiswa supaya tidak ada yang golput dan sebaiknya harus ikut berpartisipasi dalam memilih demi terpilihnya ketua dan wakil ketua yang sesuai harapan.
Lalu, bagaimana tanggapan KPU dan Bawaslu mengenai mahasiswa yang mengatakan ‘KPUM Fakultas Hukum ULM telah menerbitkan peraturan KPUM. Yang mana KATANYA Berkomitmen untuk mewujudkan pemilu jujur, adil dan berintegritas’ ?

Menanggapi hal tersebut Tigor selaku korlap KPU menyatakan Bahwa pihak KPU tetap bersikap netral, konsisten, serta berusaha maksimal untuk melakukan yang terbaik.

Hal ini juga mendapat tanggapan dari ketua Bawaslu Abikul Halik “Saya berpendapat mengenai pemberitaan ini kawan-kawan dari KPU hanya sebuah miscom dan kurangnya ketelitian dari kawan-kawan KPU.
Dan harapannya agar kawan-kawan KPU menyesuaikan peraturan tersebut sesuai dan tidak bertentangan dengan aturan dasar KM FH ULM.” tutupnya.
Peliput : Fathony dan Rais
Editor : Christine
