Status PPKM Level 4 Banjarmasin-Banjarbaru: Masih Harus Dilakukan Evaluasi Dahulu
peristiwa.info – (24/07) Kasus positif Covid-19 di Kalsel meningkat tajam. Terhitung sejak Jum’at (23/7/2021) kasus harian melonjak naik menjadi 876 kasus, yang mana pada sebelumnya kasus harian berkisar hampir 700 kasus. Tak hanya itu, kasus meninggal juga turut mengalami peningkatan hingga 10 kasus per hari.
Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kalsel penambahan 876 kasus positif Covid-19 terbanyak berasal dari Kota Banjarmasin dengan 234 kasus dan Kota Banjarbaru dengan 224 kasus.
Akibat tingginya angka kasus Covid-19 serta terus bertambahnya angka kematian, Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) RI pada Jumat (23/7/2021) malam resmi menetapkan Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru dalam daftar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang wajib dilaksanakan mulai Senin (26/7/2021).

Meskipun begitu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi dengan tegas menolak data kasus yang dikeluarkan oleh KPC-PEN. Juru Bicara Satgas Covid-19 Banjarmasin ini pun mengatakan status Banjarmasin untuk saat ini masih belum berstatus PPKM level 4.
“Kita harus mengevaluasi dulu, kita menilai dan menentukannya, dan kita yang menganalisanya,” ujarnya.
Machli menambahkan, Pemkot Banjarmasin akan melakukan evaluasi terlebih dahulu pada Sabtu (24/7/2021) yang kemudian akan dijadikan acuan, dan disinkronkan dengan tiga indikator penetapan zonasi dan level PPKM.
“Setiap Sabtu akan kita evaluasi. Jadi akan kita tentukan apakah kita Level 4 atau Level 3. Sabtu kemaren kan hanya level 2 mendekati 3,” jelasnya.
“Dan evaluasi per minggu ini akan kita lakukan besok. Sesuai dengan indikatornya, apakah nanti masuk level 4 dan sebagainya,” tambahnya.

Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin, membenarkan data kasus yang dikeluarkan oleh KPC-PEN. Kendati demikian, dirinya belum berani berkomentar lebih jauh dan masih menunggu pengumuman resmi Presiden RI serta instruksi Mendagri terkait penerapan level PPKM di Kota Banjarbaru.
“Kota Banjarbaru harus menunggu lagi soal pengumuman resmi status pandemi dari Presiden serta Instruksi Mendagri. Apakah Kota Banjarbaru terapkan PPKM level 2, 3 atau 4. Tergantung instruksi nantinya,” jelas Aditya.
