<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#peristiwanews #peristiwaonline #covid19 &#8211; PERISTIWA ONLINE</title>
	<atom:link href="https://peristiwa.info/tag/peristiwanews-peristiwaonline-covid19/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://peristiwa.info</link>
	<description>Berpikir, Bertindak, Berkarya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Dec 2021 12:05:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.7</generator>

<image>
	<url>https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2024/08/cropped-LOGU-1-32x32.png</url>
	<title>#peristiwanews #peristiwaonline #covid19 &#8211; PERISTIWA ONLINE</title>
	<link>https://peristiwa.info</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183534355</site>	<item>
		<title>Menkes Umumkan Kasus Varian Omicron Pertama di Indonesia</title>
		<link>https://peristiwa.info/13639/menkes-umumkan-kasus-varian-omicron-pertama-di-indonesia/</link>
					<comments>https://peristiwa.info/13639/menkes-umumkan-kasus-varian-omicron-pertama-di-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jubaidah]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Dec 2021 11:54:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa News]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwanews #peristiwaonline #covid19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://peristiwa.info/?p=13639</guid>

					<description><![CDATA[peristiwa.info &#8211; Kamis, 16 Desember 2021 kemarin Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pers terkait perkembangan pandemi Covid-19 di Indonesia yang disampaikan secara virtual. Budi mengumumkan satu kasus positif&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>peristiwa.info</strong> &#8211; Kamis, 16 Desember 2021 kemarin Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pers terkait perkembangan pandemi Covid-19 di Indonesia yang disampaikan secara virtual. Budi mengumumkan satu kasus positif Covid-19 akibat penularan varian B.1.1.529 atau Omicron telah terdeteksi di Indonesia. Kasus pertama tersebut dikonfirmasi berada di Wisma Atlet, Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dilansir dari CNN Indonesia, kepada wartawan Budi mengatakan &#8220;Saya ingin menginformasikan perkembangan terbaru. Kemenkes tadi malam mendeteksi pasien inisial N terkonfirm Omicron pada 15 Desember 2021. Data-data sudah kami konfirmasi, dan ini sudah data sequencing Omicron.&#8221;</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2021/12/IMG_5825.png" alt="" class="wp-image-13640" width="-1392" height="-641" srcset="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2021/12/IMG_5825.png 1792w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2021/12/IMG_5825-850x393.png 850w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2021/12/IMG_5825-768x355.png 768w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2021/12/IMG_5825-1536x710.png 1536w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2021/12/IMG_5825-585x270.png 585w" sizes="(max-width: 1792px) 100vw, 1792px" /></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Menkes juga mengungkapkan, bahwa pasien N tersebut merupakan seorang petugas kebersihan di Wisma Atlet, Jakarta. Pada awalnya kasus pertama penularan varian Omicron di Indonesia ini berasal dari terdeteksinya tiga orang petugas kebersihan di Wisma Atlet. Kemudian pada 8 Desember lalu mereka dites dan hasilnya positif Covid-19. Untuk memastikan, pada 10 Desember mereka dites lebih lanjut dengan menggunakan <em>genome sequencing</em> dan satu di antara tiga orang tersebut dipastikan telah terpapar varian Omicron.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu pihak Kemenkes juga telah mendeteksi 5 orang probable Omicron. Dari 5 orang tersebut terdapat 2 orang berasal dari WNI yang baru kembali dari USA dan sedang diisolasi di Wisma Atlet, sedangkan 3 orang lainya terdapat pada WNA China di Manado yang juga sedang diisolasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seperti yang diketahui sebelumnya, varian Omicron pertama kali terdapat dan diidentifikasi di Afrika Selatan pada November lalu. Sejumlah negara, termasuk Indonesia menerapkan larangan perjalanan terhadap warga dari Afrika Selatan dan negara-negara tetangganya setelah munculnya varian Omicron.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2021/12/IMG_5819.jpg" alt="" class="wp-image-13641" width="339" height="190"/></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun ciri-ciri atau gejala Omicron menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) yakni sebagai berikut:<br>a. demam atau kedinginan<br>b. batuk<br>c. sesak napas atau kesulitan bernapas<br>d. kelelahan<br>e. nyeri otot atau tubuh<br>f. sakit kepala<br>g. kehilangan rasa atau bau baru, sakit tenggorokan<br>h. hidung tersumbat atau pilek<br>i. mual atau muntah<br>j. diare.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menteri Kesehatan menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak panik dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada. Ia juga menyampaikan agar masyarakat mengurangi perjalanan ke luar negeri, agar dapat  meminimalisir kemungkinan penyebaran virus Omicron yang sangat cepat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peliput : Raihanul Fadillah</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://peristiwa.info/13639/menkes-umumkan-kasus-varian-omicron-pertama-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">13639</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Canggih! Jepang Buat Masker yang Bisa Mendeteksi Virus Corona</title>
		<link>https://peristiwa.info/13539/canggih-jepang-buat-masker-yang-bisa-mendeteksi-virus-corona/</link>
					<comments>https://peristiwa.info/13539/canggih-jepang-buat-masker-yang-bisa-mendeteksi-virus-corona/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Catherine Eglacia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Dec 2021 09:08:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sains dan Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwanews #peristiwaonline #covid19]]></category>
		<category><![CDATA[#sainsdanteknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://peristiwa.info/?p=13539</guid>

					<description><![CDATA[peristiwa.info &#8211; Para ilmuwan Jepang dari tim peneliti Universitas Prefektur Kyoto sedang mengembangkan teknologi masker yang bisa mendeteksi paparan COVID-19. Bagian masker yang terdapat jejak COVID-19 akan bersinar jika terkena&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>peristiwa.info &#8211; </strong>Para ilmuwan Jepang dari tim peneliti Universitas Prefektur Kyoto sedang mengembangkan teknologi masker yang bisa mendeteksi paparan COVID-19. Bagian masker yang terdapat jejak COVID-19 akan bersinar jika terkena sinar UV. Mengapa bisa demikian?</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada Februari 2020, tim peneliti yang sama mencoba menyuntikkan virus corona yang tidak aktif dan tidak mengancam ke seekor burung unta betina. Karena burung unta dinilai mampu menghasilkan beberapa jenis antibodi atau protein yang berbeda untuk menetralisir benda asing di dalam tubuh. Eksperimen itu pun berhasil mengekstraksi sejumlah besar antibodi dari telur.</p>



<div id="section-g639c58" class="wp-block-gutentor-e6 section-g639c58 gutentor-element gutentor-element-image"><div class="gutentor-element-image-box"><div class="gutentor-image-thumb"><img decoding="async" class="normal-image" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2021/12/image0-7.jpeg"/></div></div></div>



<p class="wp-block-paragraph">Tim kemudian mengembangkan filter khusus yang ditempatkan di dalam masker wajah. Filter dapat dikeluarkan dan disemprot dengan pewarna fluoresen yang mengandung antibodi virus corona dari telur burung unta. Jika terdapat virus, filter akan bersinar saat terkena sinar UV.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mereka juga telah melakukan percobaan selama 10 hari dengan 32 orang yang terinfeksi virus corona. Dan yang terjadi adalah semua masker yang dikenakan bersinar di bawah sinar UV.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Para peneliti terus melakukan uji coba untuk penggunaan masker yang lebih praktis. Dan saat ini, mereka tengah menunggu persetujuan pemerintah Jepang untuk menjual masker tersebut pada tahun depan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peliput: Hayya </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://peristiwa.info/13539/canggih-jepang-buat-masker-yang-bisa-mendeteksi-virus-corona/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">13539</post-id>	</item>
		<item>
		<title>WHO Sebut Varian Ini Sumbang 99 Persen Kasus Covid-19 Global, Varian Apa Itu?</title>
		<link>https://peristiwa.info/13219/who-sebut-varian-ini-sumbang-99-persen-kasus-covid-19-global-varian-apa-itu/</link>
					<comments>https://peristiwa.info/13219/who-sebut-varian-ini-sumbang-99-persen-kasus-covid-19-global-varian-apa-itu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Lukman Hakim]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Nov 2021 14:48:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sains dan Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwanews #peristiwaonline #covid19]]></category>
		<category><![CDATA[#sainsdanteknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://peristiwa.info/?p=13219</guid>

					<description><![CDATA[peristiwa.info &#8211; Varian Covid-19 ini pertama kali terdeteksi di India sekitar satu tahun yang lalu, bersumber dari organisasi kesehatan dunia (WHO) yang mengatakan bahwa 99% kasus Covid-19 di dunia adalah&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>peristiwa.info</strong> &#8211; Varian Covid-19 ini pertama kali terdeteksi di India sekitar satu tahun yang lalu, bersumber dari organisasi kesehatan dunia (WHO) yang mengatakan bahwa 99% kasus Covid-19 di dunia adalah Varian Delta. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikutip dari <em>CNBC NEWS</em> pasa selasa (16/11/2021) yaitu &#8220;Sekitar 900.000 kasus Covid-19 global yang diurutkan (gennya) selama 60 hari terakhir berasal dari <em>strain</em> delta, sebesar 99 persen,&#8221; kata Maria Van Kerkhove, pimpinan teknis WHO untuk Covid-19. Kesimpulan oleh WHO ini muncul ketika kasus Covid-19 meningkat secara global.  </p>



<div id="section-gf2971b" class="wp-block-gutentor-e6 section-gf2971b gutentor-element gutentor-element-image"><div class="gutentor-element-image-box"><div class="gutentor-image-thumb"><img decoding="async" class="normal-image" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2021/11/IMG_20211124_213332_117.jpg"/></div></div></div>



<p class="wp-block-paragraph">Varian of Interest juga dilacak oleh keberadaannya, tetapi jika ada Varian Delta di daerah itu maka Varian Delta lah yang mendominasi. Van Kerkhove mengatakan Eropa memiliki 50.000 kasus kematian yang diakibatkan oleh covid-19 di minggu pertama bulan November. Pada 4 minggu terakhir, kasus Covid-19 di dunia meningkat secara berturut-turut. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Protokol kesehatan yang telah diabaikan seperti melonggarkan masker dan tidak menjaga jarak menjadi salah satu sebab meningkatnya kasus covid-19. Van kerkhove turut menjelaskan bahwa jika <em>lockdown</em> di daerah pada belahan bumi utara dibuka saat musim dingin ini dapat menyevabkan penyakit lain seperti influenza dan penyakit patogen lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peliput: Muhammad Naufal Adlin</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://peristiwa.info/13219/who-sebut-varian-ini-sumbang-99-persen-kasus-covid-19-global-varian-apa-itu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">13219</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Waspada! Bahaya Badai Sitokin pada Pasien Covid-19</title>
		<link>https://peristiwa.info/11893/waspada-bahaya-badai-sitokin-pada-pasien-covid-19/</link>
					<comments>https://peristiwa.info/11893/waspada-bahaya-badai-sitokin-pada-pasien-covid-19/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Noor Saadah]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Sep 2021 09:12:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sains dan Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwanews #peristiwaonline #covid19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://peristiwa.info/?p=11893</guid>

					<description><![CDATA[peristiwa.info- Badai sitokin merupakan salah satu komplikasi yang bisa dialami oleh penderita COVID-19. Kondisi ini perlu diwaspadai dan perlu segera ditangani secara intensif. Bila dibiarkan tanpa penanganan, badai sitokin dapat&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>peristiwa.info-</strong> Badai sitokin merupakan salah satu komplikasi yang bisa dialami oleh penderita COVID-19. Kondisi ini perlu diwaspadai dan perlu segera ditangani secara intensif. Bila dibiarkan tanpa penanganan, badai sitokin dapat menyebabkan kegagalan fungsi organ hingga kematian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sitokin merupakan salah satu protein yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh. Dalam kondisi normal, sitokin membantu sistem imun berkoordinasi dengan baik dalam melawan bakteri atau virus penyebab infeksi.<br>Namun, jika diproduksi secara berlebihan, sitokin justru dapat menyebabkan kerusakan di dalam tubuh. Inilah yang disebut sebagai badai sitokin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penyebab Badai Sitokin<br>Para ilmuwan masih bekerja untuk memahami jaringan kompleks penyebab yang dapat menyebabkan terjadinya badai sitokin. Para ahli menduga, hal tersebut dapat disebabkan oleh beberapa jenis masalah kesehatan yang mendasarinya, seperti sistem kekebalan itu sendiri.<br>&#8220;Biasanya, sitokin bekerja untuk membantu tubuh kita dalam jumlah sedang. Namun pada kondisi tertentu, di mana jumlahnya menjadi terlalu banyak, sistem kekebalan malah menyebabkan kerusakan pada tubuh pasien,&#8221; papar profesor di divisi penyakit menular di University of Cincinnati College of Medicine, Carl Fichtenbaum, dikutip dari detikHealth.</p>



<div id="section-geff233" class="wp-block-gutentor-e6 section-geff233 gutentor-element gutentor-element-image"><div class="gutentor-element-image-box"><div class="gutentor-image-thumb"><img decoding="async" class="normal-image" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2021/09/WhatsApp-Image-2021-09-09-at-16.49.00.jpeg"/></div></div></div>



<p class="wp-block-paragraph">Gejala Badai Sitokin<br>Badai sitokin dapat menyebabkan banyak gejala yang berbeda, terkadang berupa gejala ringan seperti flu namun gejalanya juga bisa parah dan mengancam jiwa.<br>Berikut Gejala Badai Sitokin :<br>• Demam dan menggigil<br>• Kelelahan<br>• Pembengkakan ekstremitas<br>• Mual dan muntah<br>• Nyeri otot dan persendian<br>• Sakit kepala<br>• Ruam<br>• Batuk<br>• Sesak napas<br>• Napas cepat<br>• Kejang<br>• Menggigil<br>• Kesulitan mengkoordinasikan gerakan<br>• Kebingungan dan halusinasi<br>• Kelesuan dan daya tanggap yang buruk<br>Tekanan darah yang sangat rendah dan peningkatan pembekuan darah juga bisa menjadi gejala kemunculan sindrom badai sitokin yang parah. Jantung mungkin tidak memompa sebaik biasanya. Akibatnya, badai sitokin dapat memengaruhi beberapa sistem organ sehingga berpotensi menyebabkan kegagalan organ dan kematian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dampak Badai Sitokin<br>Pengidap badai sitokin pada pasien COVID-19 dapat mengalami demam dan sesak napas yang berpotensi menyebabkan kompilasi pernapasan. Biasanya, kompilasi ini muncul dalam waktu 6-7 hari setelah terinfeksi COVID-19.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penanganan Badai Sitokin<br>Penderita COVID-19 yang mengalami badai sitokin memerlukan perawatan di unit perawatan intensif (ICU). Beberapa langkah penanganan yang akan dilakukan dokter, meliputi:<br>• Pemantauan tanda-tanda vital, yang meliputi tekanan darah, denyut nadi, pernapasan, dan suhu tubuh, secara intensif<br>• Pemasangan mesin ventilator<br>• Pemberian cairan melalui infus<br>• Pemantauan kadar elektrolit<br>• Cuci darah (hemodialisis) jika diperlukan<br>• Manajemen terapi antibiotik dan terapi penunjang lainnya seperti pemberian terapi monoclonal antibodi atau obat penghambat aktiftas sitokin serta pemberian plasmapheresis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui penanganan yang tepat terhadap penderita COVID-19 yang mengalami badai sitokin. Pada penderita COVID-19, badai sitokin dapat menyebabkan kerusakan organ yang bisa mengancam nyawa. Agar terhindar dari kondisi serius ini, Anda disarankan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan kapan saja dan di mana saja.<br>Bila Anda atau anggota keluarga mengalami gejala COVID-19, seperti batuk, demam, pilek, lemas, sesak napas, anosmia, atau gangguan pencernaan, segera lakukan isolasi mandiri dan hubungi hotline COVID-19 di 119 Ext. 9 untuk mendapatkan pengarahan lebih lanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peliput :  Muhammad Farid Wardana</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://peristiwa.info/11893/waspada-bahaya-badai-sitokin-pada-pasien-covid-19/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11893</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Rencanakan Vaksin Covid-19 Berbayar</title>
		<link>https://peristiwa.info/11520/pemerintah-rencanakan-vaksin-covid-19-berbayar/</link>
					<comments>https://peristiwa.info/11520/pemerintah-rencanakan-vaksin-covid-19-berbayar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yuni Ogi Ani]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2021 09:16:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa News]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwanews #peristiwaonline #covid19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://peristiwa.info/?p=11520</guid>

					<description><![CDATA[peristiwa.info &#8211; Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan vaksinasi dosis ketiga atau booster akan dilakukan dengan metode berbayar. Hal ini dapat dilakukan apabila program vaksinasi nasional selesai sesuai target pada&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="p1"><span class="s1"><strong>peristiwa.info &#8211;</strong> Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan vaksinasi dosis ketiga atau booster akan dilakukan dengan metode berbayar. Hal ini dapat dilakukan apabila program vaksinasi nasional selesai sesuai target pada bulan Januari 2022.</span></p>
<p class="p1">Padahal sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memutuskan seluruh pemberian vaksin covid-19 akan dilakukan secara gratis kepada masyarakat, sehingga tidak ada yang mandiri atau berbayar. Keputusan terserbut diambil karena rencana vaksin mandiri menuai pro dan kontra di masyarakat. Vaksin mandiri tersebut merupakan program Vaksin Gotong Royong yang diselenggarakan melalui kerja sama dengan Kadin Indonesia maupun disalurkan oleh PT Kimia Farma Tbk.</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-11521" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2021/08/2BD9AF50-8870-4FE2-9BDE-210B2C01C018.jpeg" alt="" width="678" height="452" srcset="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2021/08/2BD9AF50-8870-4FE2-9BDE-210B2C01C018.jpeg 678w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2021/08/2BD9AF50-8870-4FE2-9BDE-210B2C01C018-585x390.jpeg 585w" sizes="(max-width: 678px) 100vw, 678px" /></p>
<p class="p1"><span class="s1">&#8220;Diskusi dengan Bapak Presiden sudah diputuskan oleh beliau, bahwa ke depan kemungkinan yang dibayari negara hanya Penerima Bantuan Iuran (PBI) saja,&#8221; Budi dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Rabu (25/8/2021), dikutip dari Kompas.com.</span></p>
<p class="p1">Budi mengatakan, pembiayaan vaksin booster akan menggunakan sistem mandiri atau melalui BPJS. Dengan kisaran harga suntikan booster per dosis yaitu Rp 100.000. Dan pemerintah hanya akan menanggung biaya vaksin dosis ketiga bagi masyarakat tidak mampu. Pemerintah hanya dapat memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdaftar dalam Penerima Bantuan Iuran (PBI) pada program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.</p>
<p class="p1"><span class="s1">Sampai saat ini, vaksin booster hanya diperuntukkan tenaga kesehatan mengingat mereka berhadapan langsung dengan pasien Covid-19. Sampai hari ini, dalam 2 minggu terakhir mengenai suntikkan untuk para nakes, sudah kurang lebih 34% SDM kesehatan atau mungkin hampir 450.000 yang sudah disuntikkan,&#8221; ujarnya.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">Selanjutnya Budi juga mengatakan, nakes dapat memilih menggunakan jenis vaksin yang sama dalam vaksinasi dosis ketiga, bila tidak nyaman dengan vaksin Moderna yang digunakan sebagai booster.</span></p>
<p class="p1"><span class="s1">peliput: Yuni Ogi Ani</span></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://peristiwa.info/11520/pemerintah-rencanakan-vaksin-covid-19-berbayar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11520</post-id>	</item>
		<item>
		<title>PPKM Level 4 Resmi Berlaku di Banjarmasin</title>
		<link>https://peristiwa.info/10762/banjarmasin-resmi-berlakunya-ppkm-level-4/</link>
					<comments>https://peristiwa.info/10762/banjarmasin-resmi-berlakunya-ppkm-level-4/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Jubaidah]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Jul 2021 12:05:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Peristiwa News]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwanews #peristiwaonline #covid19]]></category>
		<category><![CDATA[#ppkmlevel4]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://peristiwa.info/?p=10762</guid>

					<description><![CDATA[peristiwa.info &#8211; Besok tepatnya pada tanggal 26 Juli 2021, kota Banjarmasin resmi memberlakukan PPKM Level 4. Sebagaimana yang telah ditetapkan dalam surat edaran Nomor 440/02-2P2/Dinkes kota Banjarmasin. Dalam surat edaran&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>peristiwa.info</strong> &#8211; Besok tepatnya pada tanggal 26 Juli 2021, kota Banjarmasin resmi memberlakukan PPKM Level 4. Sebagaimana yang telah ditetapkan dalam surat edaran Nomor 440/02-2P2/Dinkes kota Banjarmasin. Dalam surat edaran tersebut pemberlakuan PPKM dimulai sejak tanggal 26 Juli 2021 s/d 8 Agustus 2021 serta dijelaskannya perihal-perihal tentang pemberlakuan PPKM Level 4 di kota Banjarmasin. Evaluasi terhadap PPKM ini juga akan dilakukan setiap minggunya.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large is-resized"><img decoding="async" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2021/07/WhatsApp-Image-2021-07-25-at-19.01.09.jpeg" alt="" class="wp-image-10764" width="500" height="505" srcset="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2021/07/WhatsApp-Image-2021-07-25-at-19.01.09.jpeg 720w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2021/07/WhatsApp-Image-2021-07-25-at-19.01.09-80x80.jpeg 80w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2021/07/WhatsApp-Image-2021-07-25-at-19.01.09-585x590.jpeg 585w" sizes="(max-width: 500px) 100vw, 500px" /></figure></div>



<p class="wp-block-paragraph">Adapun poin &#8211; poin yang disampaikan dalam surat edaran, sebagai berikut :</p>



<ol class="wp-block-list"><li>Sekolah secara daring atau online.</li><li>Perkantoran non essensial 50%, essensial 75%, dan kritikal 100% WFO dengan prokes ketat.</li><li>Supermarket, toko kelontong buka dengan kapasitas 50% dan buka sampai jam 20.00 WITA dengan prokes ketat.</li><li>Pusat perbelanjaan Mall ditutup sementara kecuali tenan yang menjual kebutuhan sehari-hari dan obat-obatan.</li><li>Tempat hiburan malam 100% tutup.</li><li>Konstruksi hanya untuk PSN atau Intra Publik.</li><li>Restoran/rumah makan/warung/cafe hanya untuk dibungkus (take away).</li><li>Pelaksanaan ibadah berjamaah hanya 25% dari kapasitas tempat ibadah dengan prokes ketat dan dipantau oleh pengurus tempat ibadah.</li><li>Fasilitas umum ditutup</li><li>Kegiatan sosial/budaya/olahraga dan keagamaan sementara diliburkan, sedangkan resepsi pernikahan dilarang.</li><li>Transportasi umum kapasitas paling banyak 70%.</li><li>Pelaku perjalanan dipersyaratkan kartu vaksin, PCR untuk pesawat dan rapid test antigen untuk yang lainnya.</li></ol>



<p class="wp-block-paragraph">Dilansir dari apahabar.com, Ibnu Sina selaku Wali Kota Banjarmasin mengungkapkan terkait pemberlakuan jam malam serta penyekatan saat PPKM Level 4 belum diputuskan. &#8220;Yang pasti hari pertama PPKM level 4 kita awali dengan sosialisasi secara humanis. Termasuk jam [saat] malam petugas di pintu masuk akan berjaga. Kalau leading sektornya Pemkot akan dilakukan Satpol PP dan Dishub,” ujar Ibnu saat jumpa pers di rumah dinasnya, Minggu (25/7).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun kebijakan &#8211; kebijakan ini sangat berdampak bagi masyarakat khususnya dibidang ekonomi, namun dengan diberlakukannya PPKM Level 4 diharapkan dapat menekan angka positiv ovid-19 di kota Banjarmasin.</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://peristiwa.info/10762/banjarmasin-resmi-berlakunya-ppkm-level-4/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">10762</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wali Kota Banjarbaru Meninggal Dunia Terinfeksi COVID-19</title>
		<link>https://peristiwa.info/7205/wali-kota-banjarbaru-meninggal-dunia-terinfeksi-covid-19/</link>
					<comments>https://peristiwa.info/7205/wali-kota-banjarbaru-meninggal-dunia-terinfeksi-covid-19/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aulia Rahma Putri]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2020 10:04:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Politik]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwanews #peristiwaonline #covid19]]></category>
		<category><![CDATA[#walikotabanjarbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://peristiwa.info/?p=7205</guid>

					<description><![CDATA[Peristiwa.info &#8211; Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Nadjmi Adhani meninggal dunia pada Senin, 10 Agustus 2020 dini hari, karena berjuang melawan infeksi virus COVID-19. Nadjmi Adhani dinyatakan meninggal dunia sekitar&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Peristiwa.info</strong> &#8211; Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Nadjmi Adhani meninggal dunia pada Senin, 10 Agustus 2020 dini hari, karena berjuang melawan infeksi virus COVID-19. Nadjmi Adhani dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 02.30 WITA di RSUD Ulin, Banjarmasin. Kabar itu dikonfirmasi oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Banjarbaru, Dedi Sutoyo. &#8220;Beliau meninggal pukul 02.30 WITA saat menjalani perawatan di RSUD Ulin Banjarmasin,&#8221; kata Dedi sebagaimana dilansir dari Antara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Kota Banjarbaru ini telah menjalani perawatan selama kurang lebih dua pekan di rumah sakit, setelah dinyatakan positif terinfeksi virus COVID-19 pada Juli 2020 lalu.</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/08/1597050534509.jpg" alt="This image has an empty alt attribute; its file name is 1597050534509.jpg"/></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Nadjmi Adhani sempat mengunggah sebuah video di Instagram pribadinya. Dalam video tersebut, beliau mengabarkan bahwa dirinya positif terinfeksi virus corona. &#8220;Assalamualaikum, warga Banjarbaru yang ulun sayangi. Hari ini ulun bersama istri berdasarkan hasil swab, terkonfirmasi COVID-19. Untuk itu ulun minta doa untuk kesembuhan kami, agar diberi kekuatan dan kemudahan dalam berobat bisa melewati ini dengan baik,&#8221; kata Nadjmi Adhani, pada 27 Juli lalu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di akhir video, Nadjmi mengajak seluruh warganya untuk bersama-sama melawan COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan. Ia juga meminta maaf kepada warga Banjarbaru jika selama ini kurang maksimal dalam pelayanan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1566" height="1044" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/08/1597050537399.jpg" alt="" class="wp-image-7207" srcset="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/08/1597050537399.jpg 1566w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/08/1597050537399-850x567.jpg 850w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/08/1597050537399-768x512.jpg 768w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/08/1597050537399-1536x1024.jpg 1536w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/08/1597050537399-696x464.jpg 696w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/08/1597050537399-1068x712.jpg 1068w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/08/1597050537399-630x420.jpg 630w" sizes="(max-width: 1566px) 100vw, 1566px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Kemudian, pada Minggu, 9 Agustus 2020 siang, kondisi kesehatan Nadjmi Adhani semakin menurun karena kadar oksigen dalam darah rendah. Akhirnya, Wali Kota yang pernah meraih penghargaan top ini dinyatakan meninggal pada Senin, 10 Agustus 2020 dini hari. Nadjmi Adhani wafat di usia 50 tahun dan di makamkan di Taman Makam Bahagia, Banjarbaru. Sebelumnya, Wali Kota Nadjmi Adhani pernah mendapat penghargaan tinggi atas kepemimpinannya. Ia diganjar sebagai <em>Top Leader in Digital Implementation</em> pada tahun 2019 lalu.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1566" height="1044" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/08/1597050531602.jpg" alt="" class="wp-image-7210" srcset="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/08/1597050531602.jpg 1566w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/08/1597050531602-850x567.jpg 850w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/08/1597050531602-768x512.jpg 768w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/08/1597050531602-1536x1024.jpg 1536w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/08/1597050531602-696x464.jpg 696w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/08/1597050531602-1068x712.jpg 1068w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/08/1597050531602-630x420.jpg 630w" sizes="(max-width: 1566px) 100vw, 1566px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Peliput : Ego Indarko</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://peristiwa.info/7205/wali-kota-banjarbaru-meninggal-dunia-terinfeksi-covid-19/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">7205</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hari Kesehatan Sedunia di Tengah Corona : Terima Kasih Perawat</title>
		<link>https://peristiwa.info/6543/hari-kesehatan-sedunia-di-tengah-corona-terima-kasih-perawat/</link>
					<comments>https://peristiwa.info/6543/hari-kesehatan-sedunia-di-tengah-corona-terima-kasih-perawat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Madhanie Hawa Destira]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2020 10:31:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan politik]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa News]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwanews #peristiwaonline #covid19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://peristiwa.online/?p=6543</guid>

					<description><![CDATA[peristiwa.online &#8211; Selamat Hari Kesehatan Sedunia! Tanggal 7 April, dunia memperingati World Health Day. Ditengah pandemic Covid-19 yang sedang melanda dunia, momen ini dijadikan saat yang tepat untuk mengucapkan terimakasih&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<ol>
<li><strong>peristiwa.online &#8211;</strong> Selamat Hari Kesehatan Sedunia!</li>
</ol>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-medium wp-image-6544" src="http://peristiwa.online/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200408-WA0056-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200408-WA0056-300x169.jpg 300w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200408-WA0056-768x433.jpg 768w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200408-WA0056-1024x577.jpg 1024w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200408-WA0056-696x392.jpg 696w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200408-WA0056-745x420.jpg 745w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/04/IMG-20200408-WA0056.jpg 1057w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Tanggal 7 April, dunia memperingati World Health Day. Ditengah pandemic Covid-19 yang sedang melanda dunia, momen ini dijadikan saat yang tepat untuk mengucapkan terimakasih pada jajaran perawat dan bidan yang telah berpedan dalam menjaga dunia tetap sehat. Mengutip situs Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), perayaan World Health Day kali ini memiliki tagline yang berbunyi ‘support nurses and midwives’ atau ‘dukung perawat dan dan bidan’. Tagline ini dimaksudkan untuk menghargai perjuangan jajaran tenaga medis yang telah menempatkan diri mereka dalam risiko dengan menjadi garda terdepan penanganan pandemic Covid-19.</p>
<p>Pada momen yang sama, WHO akan menyoroti kondisi keperawatan di dunia saat ini. WHO dan mitra akan membuat serangkaian rekomendasi untuk memperkuat tenaga keperawatan dan kebidanan. &#8220;Ini akan sangat penting jika kita ingin mencapai target kesehatan nasional dan global, kesehatan ibu dan anak, penyakit menular dan tidak menular, kesiapsiagaan serta darurat bencana,” tulis WHO. Secara global, 70 persen tenaga keperawatan dan kebidanan dipegang oleh kaum perempuan, perawat dan bidan memainkan peran penting dalam merawat pasien di mana pun, termasuk dalam situasi wabah seperto pandemic Covid-19.</p>
<p>WHO mencatat, banyak negara perlu berbuat lebih banyak untuk memastikan agar perawat tak ubahnya tenaga professional lain. Negara harus memastikan keamanan perawat dan tenaga medis lainnya saat bekerja. Ya, sejak pandemic Covid-19 melanda dunia, sejumlah perawat di berbagai negara mengalami kekurangan alat pelindung (APD), termasuk di Indonesia. Kondisi ini membuat para perawat berisiko terlular infeksi virus corona dari pasien yang dirawatnya.</p>
<p>Hari Kesehatan Sedunia sendiri mulai diperingati sejak 1950 silam. Peringatan ini bertujuan untuk menciptakan kesadaran masyarakat dunia akan kesehatan. Selama 50 tahun terakhir, Hari Kesehatan Sedunia mengangkat beragam masalah kesehatan seperti kesehatan mental, kesehatan ibu dan anak, serta dampak perubaha iklim terhadap kesehatan.</p>
<p>Pada 2020 ini, Hari Kesehatan Dunia diperingati di tengah pandemic Covid-19 yang melanda. Mulai menyerang sejak Desember 2019 lalu, hingga saat ini.</p>
<p>Peliput : Echy</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://peristiwa.info/6543/hari-kesehatan-sedunia-di-tengah-corona-terima-kasih-perawat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6543</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Pembatasan Arus Masuk? Begini Kejelasan Isi Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Selatan!</title>
		<link>https://peristiwa.info/6492/pembatasan-arus-masuk-begini-kejelasan-isi-surat-keputusan-gubernur-kalimantan-selatan/</link>
					<comments>https://peristiwa.info/6492/pembatasan-arus-masuk-begini-kejelasan-isi-surat-keputusan-gubernur-kalimantan-selatan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Maulida Putri]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2020 11:26:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Politik]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwanews #peristiwaonline #covid19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://peristiwa.online/?p=6492</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Peristiwa.online &#8211; Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah mengambil kebijakan untuk melakukan pembatasan arus masuk orang yang datang dari luar Provinsi. Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Gubenur (Kepgub) Kalsel&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Peristiwa.online &#8211;</strong> Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah mengambil kebijakan untuk melakukan pembatasan arus masuk orang yang datang dari luar Provinsi.</p>
<p style="text-align: left;"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-6495" src="http://peristiwa.online/wp-content/uploads/2020/04/1585823152054-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/04/1585823152054-300x169.jpg 300w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/04/1585823152054-696x391.jpg 696w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/04/1585823152054.jpg 738w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Gubenur (Kepgub) Kalsel Nomor : 188.44/021/kum/2020, tentang pembatasan arus masuk orang yang datang dari luar daerah provinsi, per-tanggal 31 Maret 2020.</p>
<p>Berikut isi surat keputusan Gubernur Kalimantan Selatan:<br />
KESATU, pembatasan arus masuk orang yang datang dari luar wilayah Kalimantan Selatan.</p>
<p>KEDUA, pembatasan arus masuk orang sebagaimana Diktum KESATU yaitu melakukan:<br />
1. Pencegahan terhadap setiap arus masuk orang yang datang baik melalui darat, laut, sungai dan udara, berupa : mitigasi, deteksi, dan sosial edukasi.<br />
2. Penanganan terhadap setiap arus masuk orang yang datang balk melalui darat, laut, sungai dan udara, berupa : isolasi, karantina, dan tindakan medis.</p>
<p>KETIGA, Tindakan pencegahan dan penanganan sebagaimana dimaksud Diktum KEDUA angka 1 dan angka 2 dilaksanakan berdasarkan protokol kesehatan penangangan Covid-19 dan sesuai Peraturan Perundang undangan yang berlaku.</p>
<p>KEEMPAT, segala biaya yang timbul akibat ditetapkannya keputusan Gubernur dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Selatan tahun anggaran 2020 serta sumber dana lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.</p>
<p>KELIMA, Keputusan Gubernur ini berlaku sejak tanggal ditetapkan sampai dengan 14 (empat belas) hari, apabila ada perubahan peraturan, maka Keputusan Gubernur ini akan dievaluasi kembali.<br />
KEENAM, Keputusan Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan (31 Maret 2020).</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-medium wp-image-6493" src="http://peristiwa.online/wp-content/uploads/2020/04/1585823153693-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" srcset="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/04/1585823153693-300x169.jpg 300w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/04/1585823153693.jpg 650w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Dampak positif dari pembatasan arus masuk pastinya dapat meminimalisir resiko terjangkitnya dari orang-orang pendatang. Perjalanan laut udara ada protokol dari pemerintah. Tak lupa dampak negatif, kurangnya kedisiplinan dari masyarakat pendatang serta berkurangnya jam kerja.</p>
<p>Tris Diya Resnawan selaku putra dari Bapak Wakil Gubernur Kalimantan Selatan memberikan kejelasan. &#8220;Seputar arus masuk Kalsel, karena sebenarnya berbeda dengan lockdown dan karantina wilayah, hanya saja penerbangan dikurangi.&#8221;</p>
<p>&#8220;Rencananya sih mau lockdown karantina wilayah dan semi lockdown (dibatasi arus), tergantung masyarakat dan aturan. Percuma kalau lockdown tetapi masyarakatnya tetap berkeliaran diluar,&#8221; tambahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: left;">Harapannya semoga yang bekerja dibidang kesehatan mengerjakan tugasnya dengan baik dalam meredam kasus yang ada. Pemerintah bisa memberikan kebijakan yang bermanfaat positif.</p>
<p style="text-align: left;">Tetap jaga kesehatan dan kebersihan. Jangan terlalu panik dan tetap waspada!</p>
<p>Sumber foto: Google<br />
Peliput : Rizaldi</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://peristiwa.info/6492/pembatasan-arus-masuk-begini-kejelasan-isi-surat-keputusan-gubernur-kalimantan-selatan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6492</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Yuk #dirumahaja dan Cermati Pencegahannya!</title>
		<link>https://peristiwa.info/6410/yuk-dirumahaja-dan-cermati-pencegahannya/</link>
					<comments>https://peristiwa.info/6410/yuk-dirumahaja-dan-cermati-pencegahannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Aulia Rahma Putri]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2020 04:03:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwanews #peristiwaonline #covid19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://peristiwa.online/?p=6410</guid>

					<description><![CDATA[Peristiwa Online &#8211; Virus Corona sekarang sudah meraja lela hingga seluruh dunia. Virus Corona atau COVID-19 hampir sama dengan penyakit biasa seperti flu, batuk, demam dan radang tenggorokan. Tetapi, jika&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Peristiwa Online &#8211; Virus Corona sekarang sudah meraja lela hingga seluruh dunia. Virus Corona atau COVID-19 hampir sama dengan penyakit biasa seperti flu, batuk, demam dan radang tenggorokan. Tetapi, jika lebih dicermati virus ini sangat berbeda dengan penyakit biasa sehingga dapat menyebabkan kematian.</p>
<p>Virus ini diduga ada pertama kali di Wuhan, China, pada Desember 2019. Masuk ke Indonesia sekitar awal tahun 2020 dan membuat seluruh masyarakat Indonesia panik. Sehingga Alat Pelindung Diri (APD)  seperti masker, hand sanitizer, alkohol dll habis.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-6413 aligncenter" src="http://peristiwa.online/wp-content/uploads/2020/03/62003022154107-146x300.jpg" alt="" width="146" height="300" srcset="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/03/62003022154107-146x300.jpg 146w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/03/62003022154107-768x1582.jpg 768w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/03/62003022154107-497x1024.jpg 497w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/03/62003022154107-696x1433.jpg 696w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/03/62003022154107-1068x2199.jpg 1068w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/03/62003022154107-204x420.jpg 204w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/03/62003022154107.jpg 1500w" sizes="(max-width: 146px) 100vw, 146px" /></p>
<p>Di Indonesia tepatnya di media sosial memiliki cara untuk membantu pencegahan COVID-19  yaitu dengan membuat hastag <em>#dirumahaja </em>yang bertujuan mehimbau agar masyarakat diam dirumah saja menjaga diri agar memutus rantai COVID-19. <img loading="lazy" decoding="async" class="size-medium wp-image-6415 aligncenter" src="http://peristiwa.online/wp-content/uploads/2020/03/WhatsApp-Image-2020-03-06-at-11.14.53_0-1-300x300.jpeg" alt="" width="300" height="300" srcset="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/03/WhatsApp-Image-2020-03-06-at-11.14.53_0-1-300x300.jpeg 300w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/03/WhatsApp-Image-2020-03-06-at-11.14.53_0-1-150x150.jpeg 150w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/03/WhatsApp-Image-2020-03-06-at-11.14.53_0-1-768x768.jpeg 768w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/03/WhatsApp-Image-2020-03-06-at-11.14.53_0-1-1024x1024.jpeg 1024w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/03/WhatsApp-Image-2020-03-06-at-11.14.53_0-1-696x696.jpeg 696w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/03/WhatsApp-Image-2020-03-06-at-11.14.53_0-1-1068x1068.jpeg 1068w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/03/WhatsApp-Image-2020-03-06-at-11.14.53_0-1-420x420.jpeg 420w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2020/03/WhatsApp-Image-2020-03-06-at-11.14.53_0-1.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /></p>
<p>Berikut adalah beberapa cara pencegahan penularan COVID-19 :<br />
1. Menjaga kesehatan dan kebugaran agar stamina tubuh tetap prima dan sistem imunitas atau kekebalan tubuh meningkat.<br />
2. Mencuci tangan dengan benar secara teratur menggunakan air dan sabun atau hand-rub berbasis alkohol. Mencuci tangan sampai bersih selain dapat membunuh virus yang mungkin ada di tangan kita, tindakan ini juga merupakan satu di anatra tindakan yang mudah dan murah. Sekitar 98 persen penyebaran penyakit bersumber dari tangan.<br />
3. Ketika batuk dan bersin, tutup hidung dan mulut anda dengan tisu atau lengan atas bagian dalam (bukan dengan telapak tangan).<br />
4. Hindari kontak dengan orang lain atau bepergian ke tempat umum.<br />
5. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut (segitiga wajah). Jika kita menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang terkontaminasi, virus dapat dengan mudah masuk ke tubuh.<br />
6. Gunakan masker dengan benar hingga menutupi mulut dan hidung ketika anda sakit atau saat berada di tempat umum.<br />
7. Buang tisu dan masker yang sudah digunakan ke tempat sampah dengan benar, lalu cuci tangan anda.<br />
8. Menunda perjalanan ke daerah atau negara di mana virus ini ditemukan.<br />
9. Hindari bepergian ke luar rumah saat anda merasa kurang sehat, terutama jika anda merasa demam, batuk, dan sulit bernapas. Segera hubungi petugas kesehatan terdekat, dan mintalah bantuan mereka. Sampaikan pada petugas jika dalam 14 hari sebelumnya Anda pernah melakukan perjalanan terutama ke negara terjangkit, atau pernah kontak erat dengan orang yang memiliki gejala yang sama. Ikuti arahan petugas kesehatan setempat.<br />
10. Selalu pantau perkembangan penyakit COVID-19 dari sumber resmi dan akurat. Ikuti arahan dan informasi dari petugas kesehatan dan Dinas Kesehatan setempat. Informasi dari sumber yang tepat dapat membantu anda melindungi dari penularan dan penyebaran penyakit ini.<br />
Sumber : Kemenkes RI</p>
<p>Sumber Foto : Google</p>
<p>Peliput : Dewi Afrilia</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://peristiwa.info/6410/yuk-dirumahaja-dan-cermati-pencegahannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">6410</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 40/156 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Database Caching using Redis

Served from: peristiwa.info @ 2026-10-08 12:36:48 by W3 Total Cache
-->