<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#kesehatan &#8211; PERISTIWA ONLINE</title>
	<atom:link href="https://peristiwa.info/tag/kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://peristiwa.info</link>
	<description>Berpikir, Bertindak, Berkarya</description>
	<lastBuildDate>Thu, 22 Sep 2022 06:28:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.7</generator>

<image>
	<url>https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2024/08/cropped-LOGU-1-32x32.png</url>
	<title>#kesehatan &#8211; PERISTIWA ONLINE</title>
	<link>https://peristiwa.info</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183534355</site>	<item>
		<title>Bahaya nya Tato Bagi Kesehatan</title>
		<link>https://peristiwa.info/16716/bahaya-nya-tato-bagi-kesehatan/</link>
					<comments>https://peristiwa.info/16716/bahaya-nya-tato-bagi-kesehatan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dodi Setiawan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Sep 2022 06:28:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[#bahayatato]]></category>
		<category><![CDATA[#kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwainfo]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwanews]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://peristiwa.info/?p=16716</guid>

					<description><![CDATA[peristiwa.info &#8211; Dikutip dari kompas.com, di balik kerennya sebuah foto, pada 24 Agustus kemarin American Chemical Society (ACS) mempresentasikan sebuah studi yang menunjukkan kandungan berbahaya dalam tato.Peneliti juga menemukan jika&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>peristiwa.info &#8211;</strong> Dikutip dari kompas.com, di balik kerennya sebuah foto, pada 24 Agustus kemarin American Chemical Society (ACS) mempresentasikan sebuah studi yang menunjukkan kandungan berbahaya dalam tato.<br>Peneliti juga menemukan jika tato dapat menyebabkan penyakit serius.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ilmuan John Swierk, Ph.D bersama timnya di state University of New York mengukur partikel pigmen tato dengan menggunakan berbagai metode, seperti mikroskop elektron.</p>



<div id="section-gd090d5" class="wp-block-gutentor-e6 section-gd090d5 gutentor-element gutentor-element-image"><div class="gutentor-element-image-box"><div class="gutentor-image-thumb"><img decoding="async" class="normal-image" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2022/09/D6E535AE-76B8-42A8-95B4-522D31931750.jpeg"/></div></div></div>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ide untuk proyek ini awalnya muncul karena saya tertarik dengan apa yang terjadi ketika sinar laser digunakan untuk menghilangkan tato,&#8221; ucap Swierk.<br>&#8220;Tapi kemudian saya menyadari bahwa sangat sedikit yang diketahui tentang komposisi tinta tato, jadi kami mulai menganalisis merek-merek populer.&#8221; lanjutnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil dari pengukuran tersebut menunjukkan bahwa 16 sampel mengandung partikel yang sangat kecil, bahkan ilmuan mengatakan partikel tersebut lebih kecil dari 100 nanometer (nm).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Partikel yang terlalu kecil seperti itu bisa menembus membran sel dan bisa menyebabkan kerusakan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Itu kisaran ukuran yang mengkhawatirkan,&#8221; kata Swierk dalam pernyataan resminya.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Tato dapat sebabkan kanker</em><br>Ilmuan yang terlibat di dalam studi juga menunjukkan resiko yang disebabkan oleh tato.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Setiap kali kami melihat salah satu tinta, kami menemukan sesuatu yang membuat saya ingin tahu,&#8221; ucap Swierk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Misalnya, 23 dari 56 tinta berbeda yang dianalisis hingga saat ini menunjukkan adanya pewarna yang mengandung azo,&#8221; sambungnya.<br>kandungan azo dapat berubah berbasis nitrogen yang memiliki potensi untuk sebabkan kanker.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Resiko tersebut dapat terjadi jika kandungan azo dalam kondisi yang rusak dan terdegradasi oleh sinar ultraviolet maupun bakteri.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Resiko lainnya yang disebabkan oleh tato</em><br>Tato dapat sebabkan alergi terhadap pewarna rambut yang dipengaruhi oleh p-phenylenediamene (PPD) seperti yang disebutkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada tahun 2006, American Association for the study of Liver Diseases mengungkapkan jika resiko penyakit liver dapat meningkat jika orang-orang mempunyai lebih dari satu tato.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peliput : Rizky Oktapia Putri</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://peristiwa.info/16716/bahaya-nya-tato-bagi-kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">16716</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Hobi Makan Es Batu? Yuk, Simak Dampaknya Bagi Kesehatan</title>
		<link>https://peristiwa.info/15448/hobi-makan-es-batu-yuk-simak-dampaknya-bagi-kesehatan/</link>
					<comments>https://peristiwa.info/15448/hobi-makan-es-batu-yuk-simak-dampaknya-bagi-kesehatan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Qatrunnada Humairah]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jun 2022 09:26:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[#beritaonline]]></category>
		<category><![CDATA[#esbatu]]></category>
		<category><![CDATA[#fhulm]]></category>
		<category><![CDATA[#kebiasaan]]></category>
		<category><![CDATA[#kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwainfo]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwanews]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwaonline]]></category>
		<category><![CDATA[#ULM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://peristiwa.info/?p=15448</guid>

					<description><![CDATA[peristiwa.info – Bagi beberapa orang mengunyah es batu memang menyenangkan terutama bagi seseorang yang merasa kering pada mulutnya. Es batu juga sering dijadikan cemilan untuk memuaskan hasrat lapar karena dapat&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>peristiwa.info</strong> – Bagi beberapa orang mengunyah es batu memang menyenangkan terutama bagi seseorang yang merasa kering pada mulutnya. Es batu juga sering dijadikan cemilan untuk memuaskan hasrat lapar karena dapat meniru sensasi makan tanpa menelan kalori, selain itu hal ini juga membantu menghilangkan stress atau membantu relaksasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikutip dari <a href="http://hellosehat.com" data-type="URL" data-id="hellosehat.com">hellosehat.com</a>, kebiasaan mengunyah es batu merupakan salah satu bentuk kondisi medis yang disebut pica, yaitu kebiasaan mengunyah atau memakan benda yang tidak lazim. Pica biasanya dialami oleh anak-anak, namun kebiasaan atau kecanduan mengunyah es batu atau yang secara medis dikenal dengan istilah pagophagia, biasanya dapat terjadi pada segala usia. Pica biasanya dapat muncul akibat seseorang mengalami kekurangan suatu nutrisi tertentu pada tubuh. Biasanya, pada pagophagia, kondisi tersebut muncul akibat penderita mengalami kekurangan zat besi atau anemia.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="700" height="467" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2022/06/1.jpeg" alt="" class="wp-image-15449" srcset="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2022/06/1.jpeg 700w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2022/06/1-585x390.jpeg 585w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Dampak terlalu sering mengunyah es batu biasanya ada pada gigi dan rahang. Kebiasaan mengunyah es dapat mengikis gigi, merusak gusi, dan menghancurkan tambalan yang sudah ada. Anda juga mungkin akan mengalami nyeri pada otot-otot rahang atau gangguan pada sendi rahang. Selain itu, jika penyebab tersering dari kondisi ini yaitu anemia tidak diobati, maka penderita memiliki resiko mengalami kerusakan jantung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mengatasi kebiasaan tersebut, mulailah dengan mencari alternatif yang lebih lembut seperti mengganti es batu menjadi es serut. Namun, cobalah untuk membatasi atau menghindari rasa es yang lembut karena biasanya mengandung banyak gula yang tidak baik untuk gigi. Atau makan sesuatu yang lebih sehat seperti wortel, irisan apel, atau buah dan sayuran segar lainnya bisa membantu. Makanan tersebut dapat memuaskan keinginan untuk mengunyah sekaligus merangsang aliran air liur, yang melindungi mulut. Bahan berserat juga dapat membantu menjaga gigi tetap bersih.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peliput : Adzra Rana Azizah</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://peristiwa.info/15448/hobi-makan-es-batu-yuk-simak-dampaknya-bagi-kesehatan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">15448</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 40/69 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Database Caching using Redis

Served from: peristiwa.info @ 2026-10-08 12:17:10 by W3 Total Cache
-->