<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>#kabarkampus &#8211; PERISTIWA ONLINE</title>
	<atom:link href="https://peristiwa.info/tag/kabarkampus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://peristiwa.info</link>
	<description>Berpikir, Bertindak, Berkarya</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Apr 2026 12:05:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2024/08/cropped-LOGU-1-32x32.png</url>
	<title>#kabarkampus &#8211; PERISTIWA ONLINE</title>
	<link>https://peristiwa.info</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">183534355</site>	<item>
		<title>Sorotan DPR, Pihak Kajari Akui Kesalahan dalam Surat Penahanan Amsal</title>
		<link>https://peristiwa.info/22027/sorotan-dpr-pihak-kajari-akui-kesalahan-dalam-surat-penahanan-amsal/</link>
					<comments>https://peristiwa.info/22027/sorotan-dpr-pihak-kajari-akui-kesalahan-dalam-surat-penahanan-amsal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yunita Alifah Haura]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Apr 2026 12:05:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan politik]]></category>
		<category><![CDATA[#beritaonline]]></category>
		<category><![CDATA[#kabarkampus]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwainfo]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwanews]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwaonline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://peristiwa.info/?p=22027</guid>

					<description><![CDATA[Kasus yang menjerat Amsal Christy Sitepu kembali menjadi sorotan setelah ia dinyatakan bebas. Di sisi lain, terungkap adanya kesalahan pada proses administrasi penahanan yang diakui langsung oleh pihak Kejaksaan Negeri&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kasus yang menjerat Amsal Christy Sitepu kembali menjadi sorotan setelah ia dinyatakan bebas. Di sisi lain, terungkap adanya kesalahan pada proses administrasi penahanan yang diakui langsung oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo. Pengakuan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI yang berlangsung pada 2 April 2026 di Gedung DPR RI, Jakarta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam rapat tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo, Danke Rajagukguk, mengakui adanya kekeliruan dalam penyusunan surat terkait status penahanan Amsal. Kesalahan tersebut berupa perbedaan istilah yang digunakan, di mana dalam surat kejaksaan tertulis “pengalihan penahanan”, sementara dalam putusan pengadilan disebutkan “penangguhan penahanan”. Secara hukum, kedua istilah ini memiliki makna yang berbeda, sehingga memicu pertanyaan dari anggota dewan.</p>



<figure class="wp-block-image size-full is-resized"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="650" height="366" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/04/d7d714be-24c8-450f-9cf8-0e270acf3bac.jpeg" alt="" class="wp-image-22028" style="aspect-ratio:1.7760321051957477;width:797px;height:auto"/></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, secara langsung menyoroti perbedaan tersebut dalam forum rapat. Ia mempertanyakan kejelasan penggunaan istilah dalam dokumen resmi yang seharusnya disusun secara cermat. “Ini kan dua hal yang berbeda, coba dijelaskan Bu,” ujarnya saat meminta penjelasan dari pihak kejaksaan. Menanggapi hal itu, Kajari Karo mengakui kesalahan tersebut dengan menyatakan penulisan dalam surat memang keliru. “Izin pimpinan, surat yang kami buat perihalnya pemberitahuan penetapan pengalihan. Siap, izin, pengalihan memang tulisannya salah, pimpinan,” kata Danke Rajagukguk dalam rapat, Kamis (2/4/2026).&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengakuan tersebut memperkuat dugaan adanya kelalaian administratif dalam proses penanganan perkara Amsal. Kesalahan dalam dokumen resmi, terutama yang berkaitan dengan penahanan, dinilai sebagai hal serius karena menyangkut hak seseorang dan keabsahan prosedur hukum yang dijalankan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain menyoroti aspek administratif, Komisi III DPR RI juga memberikan perhatian terhadap substansi perkara. Dalam forum tersebut, DPR menyerukan agar majelis hakim mempertimbangkan putusan yang mencerminkan rasa keadilan, baik berupa putusan bebas maupun setidaknya putusan yang lebih ringan, dengan mempertimbangkan fakta persidangan serta nilai-nilai hukum yang hidup di masyarakat, termasuk bagi pelaku di sektor industri kreatif. Hal tersebut sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat 2 Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman.&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Komisi III juga mengajukan permohonan agar Amsal dapat diberikan penangguhan penahanan selama proses hukum berlangsung, bahkan dengan jaminan dari pihak DPR. Kasus ini sekaligus menegaskan pentingnya ketelitian dalam prosedur hukum, mengingat Kesalahan administratif yang tampak sederhana, seperti salah pengetikan, dapat berdampak besar terhadap proses penegakan hukum dan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peliput: Shifa Aliya &amp; Siti Nurhaliza </p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://peristiwa.info/22027/sorotan-dpr-pihak-kajari-akui-kesalahan-dalam-surat-penahanan-amsal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">22027</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Dari Latihan Sederhana, Rama Pembalap Sleman Sukses di ETC Catalunya</title>
		<link>https://peristiwa.info/22021/dari-latihan-sederhana-rama-pembalap-sleman-sukses-di-etc-catalunya/</link>
					<comments>https://peristiwa.info/22021/dari-latihan-sederhana-rama-pembalap-sleman-sukses-di-etc-catalunya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dzakiroh Umi Hijratulloh]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 13:49:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[#kabarkampus]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwainfo]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwanews]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwaonline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://peristiwa.info/?p=22021</guid>

					<description><![CDATA[peristiwa.info — Pembalap muda asal Sleman, Kiandra Ramadhipa atau Rama, berhasil menorehkan prestasi di ajang European Talent Cup (ETC) Catalunya 2025. Ia menjadi sorotan setelah mampu bersaing dengan pembalap internasional&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="has-text-align-left wp-block-paragraph">peristiwa.info — Pembalap muda asal Sleman, Kiandra Ramadhipa atau Rama, berhasil menorehkan prestasi di ajang European Talent Cup (ETC) Catalunya 2025. Ia menjadi sorotan setelah mampu bersaing dengan pembalap internasional dan membawa nama Indonesia di kancah balap Eropa. Keberhasilan ini menunjukkan potensi besar pembalap muda Tanah Air di tingkat dunia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rama merupakan pembalap asal Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang sejak kecil sudah menekuni dunia balap motor. Ia memulai kariernya dari ajang balap lokal dan nasional sebelum akhirnya menembus kompetisi internasional. Dengan kerja keras dan konsistensi, Rama berhasil mendapatkan kesempatan tampil di ajang European Talent Cup.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="750" height="500" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/04/IMG_6898.jpeg" alt="" class="wp-image-22022"/></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Perjalanan menuju kesuksesan tidaklah mudah. Rama pernah menjalani latihan dengan fasilitas sederhana, bahkan menggunakan sarana seadanya untuk mengasah kemampuannya. Kondisi tersebut tidak menyurutkan semangatnya, justru menjadi motivasi untuk terus berkembang dan meningkatkan performa di lintasan balap.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keikutsertaannya dalam ETC Catalunya 2025 menjadi titik penting dalam kariernya. Ajang tersebut berlangsung di Catalunya, Spanyol, yang dikenal sebagai salah satu pusat balap motor dunia. Dalam kompetisi ini, Rama mampu menunjukkan performa yang kompetitif dan membuktikan dirinya layak bersaing di level internasional.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Keberhasilan Rama diraih melalui latihan disiplin, kerja keras, serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk keluarga dan tim. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berjuang meraih mimpi, sekaligus membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk mencapai kesuksesan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peliput: Syarifah Nawal Aliya</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor: Aisya Feby Maharani</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://peristiwa.info/22021/dari-latihan-sederhana-rama-pembalap-sleman-sukses-di-etc-catalunya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">22021</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Videografer Amsal Sitepu Didakwa Rugikan Negara Rp202 Juta</title>
		<link>https://peristiwa.info/22015/videografer-amsal-sitepu-didakwa-rugikan-negara-rp202-juta/</link>
					<comments>https://peristiwa.info/22015/videografer-amsal-sitepu-didakwa-rugikan-negara-rp202-juta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dzakiroh Umi Hijratulloh]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 11:07:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum dan politik]]></category>
		<category><![CDATA[#beritaonline #kabarkampus #peristiwaonline]]></category>
		<category><![CDATA[#kabarkampus]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwainfo]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwanews]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwaonline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://peristiwa.info/?p=22015</guid>

					<description><![CDATA[peristiwa.info — Amsal Christy Sitepu, videografer asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, didakwa melakukan tindak pidana korupsi yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp202 juta. Kasus ini berkaitan dengan proyek pembuatan&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">peristiwa.info — Amsal Christy Sitepu, videografer asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, didakwa melakukan tindak pidana korupsi yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp202 juta. Kasus ini berkaitan dengan proyek pembuatan video profil 20 desa di Kabupaten Karo pada 2020–2022.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam dakwaan, Amsal disebut memberikan proposal kepada kepala desa yang disusun secara tidak benar atau mark up sebagai dasar penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Sebagai penyedia jasa, Ia juga disebut tidak melaksanakan pekerjaan sesuai RAB.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Amsal diketahui membuat video profil desa melalui perusahaannya, CV Promiseland, dengan biaya produksi sekitar Rp30 juta untuk setiap desa. Dalam prosesnya, video mengalami beberapa kali revisi sebelum diterima dan dibayar oleh pihak desa.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="2560" height="1440" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/03/0c8daff3-9cda-4cd3-a3cd-5777a7e284c6-scaled.jpeg" alt="" class="wp-image-22009" srcset="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/03/0c8daff3-9cda-4cd3-a3cd-5777a7e284c6-scaled.jpeg 2560w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/03/0c8daff3-9cda-4cd3-a3cd-5777a7e284c6-850x478.jpeg 850w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/03/0c8daff3-9cda-4cd3-a3cd-5777a7e284c6-768x432.jpeg 768w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/03/0c8daff3-9cda-4cd3-a3cd-5777a7e284c6-1536x864.jpeg 1536w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/03/0c8daff3-9cda-4cd3-a3cd-5777a7e284c6-2048x1152.jpeg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Willyam Raja D. Halawa, selaku kuasa hukum Amsal, menyatakan kliennya terjerat kasus ini setelah Kejaksaan Negeri Karo mengembangkan penyelidikan korupsi terhadap perusahaan penyedia jasa lain. Dalam perkara tersebut terdapat empat terdakwa, satu di antaranya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).&nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Amsal yang semula berstatus saksi ditetapkan sebagai tersangka pada November 2025 dan menjadi terdakwa sebulan kemudian. Jaksa menilai beberapa komponen anggaran dalam proposal, seperti konsep, mikrofon <em>clip on</em>, <em>cutting</em>, <em>editing</em>, dan <em>dubbing</em>, tidak seharusnya dianggarkan. Berdasarkan perhitungan ahli dan auditor Inspektorat Daerah Kabupaten Karo, sejumlah komponen tersebut dinilai bernilai Rp0 sehingga menimbulkan dugaan kerugian negara sebesar Rp202 juta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Atas perbuatannya, jaksa mendakwa Amsal dengan Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001. Jaksa menuntut hukuman dua tahun penjara, denda Rp50 juta subsider enam bulan kurungan, serta pembayaran uang pengganti Rp202 juta.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pledoinya, Amsal membantah tuduhan tersebut. Ia menyatakan tidak memiliki niat melakukan korupsi dan menegaskan bahwa konsep, ide, <em>editing</em>, <em>cutting</em>, <em>dubbing</em>, serta penggunaan mikrofon merupakan bagian dari proses produksi audiovisual, bukan praktik mark up.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peliput: Ghina Mahpudah &amp; Muhammad Raditya Maulani</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor: Muhammad Fauzan Ar Rosyid</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://peristiwa.info/22015/videografer-amsal-sitepu-didakwa-rugikan-negara-rp202-juta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">22015</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Langkah Timnas indonesia Terhenti di Final, Bulgaria Unggul di SUGBK</title>
		<link>https://peristiwa.info/22004/langkah-timnas-indonesia-terhenti-di-final-bulgaria-unggul-di-sugbk/</link>
					<comments>https://peristiwa.info/22004/langkah-timnas-indonesia-terhenti-di-final-bulgaria-unggul-di-sugbk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dzakiroh Umi Hijratulloh]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 08:53:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[#kabarkampus]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwainfo]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwanews]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwaonline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://peristiwa.info/?p=22004</guid>

					<description><![CDATA[Peristiwa.info — Harapan Tim Nasional (Timnas) Indonesia untuk meraih gelar juara pada ajang FIFA Series 2026 harus pupus. Skuad Garuda terpaksa mengakui keunggulan tim tamu asal Eropa, Bulgaria, dalam laga&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Peristiwa.info — Harapan Tim Nasional (Timnas) Indonesia untuk meraih gelar juara pada ajang FIFA Series 2026 harus pupus. Skuad Garuda terpaksa mengakui keunggulan tim tamu asal Eropa, Bulgaria, dalam laga final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Senin malam (30/03/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun bermain di hadapan ribuan pendukung sendiri, perbedaan kualitas dan jam terbang antara kedua tim terlihat jelas di atas lapangan. Bulgaria, yang saat ini menempati peringkat ke-87 FIFA, mampu menunjukkan kualitas permainan dan meredam perlawanan Indonesia.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1280" height="960" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-31-at-2.56.26-PM.jpeg" alt="" class="wp-image-22006" srcset="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-31-at-2.56.26-PM.jpeg 1280w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-31-at-2.56.26-PM-850x638.jpeg 850w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/03/WhatsApp-Image-2026-03-31-at-2.56.26-PM-768x576.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Kekalahan ini mematahkan optimisme awal skuad asuhan John Herdman. Sebelumnya, para pemain, termasuk bek Kevin Diks, yakin bahwa atmosfer SUGBK akan menjadi keuntungan besar (home advantage) yang dapat menyulitkan lawan. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa ketangguhan fisik, teknik, serta pengalaman Bulgaria dalam menghadapi kompetisi level atas menjadi rintangan yang belum bisa dilewati oleh Timnas Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegagalan merengkuh trofi ini membuat pelatih Timnas, John Herdman, harus puas menutup turnamen debutnya sebagai runner-up. Kendati gagal juara, pengalaman bertanding melawan tim kuat dari benua Eropa ini menjadi pelajaran dan evaluasi berharga bagi Timnas Indonesia untuk terus membenahi taktik dan meningkatkan performa demi menghadapi kompetisi internasional di masa mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peliput: Alvin</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor: Kandhita Cahya Kinthani</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://peristiwa.info/22004/langkah-timnas-indonesia-terhenti-di-final-bulgaria-unggul-di-sugbk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">22004</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Bina Desa ULM Gunakan Sensor IoT Deteksi Banjir</title>
		<link>https://peristiwa.info/21902/bina-desa-ulm-gunakan-sensor-iot-deteksi-banjir/</link>
					<comments>https://peristiwa.info/21902/bina-desa-ulm-gunakan-sensor-iot-deteksi-banjir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dzakiroh Umi Hijratulloh]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 10:27:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[#kabarkampus]]></category>
		<category><![CDATA[#ULM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://peristiwa.info/?p=21902</guid>

					<description><![CDATA[peristiwa.info – Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melaksanakan Program Bina Desa Berdampak bertajuk Mitigasi Banjir Kilat melalui Penerapan Water Level Sensor Berbasis Internet of Things (IoT) untuk Early Warning System&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">peristiwa.info – Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melaksanakan Program Bina Desa Berdampak bertajuk Mitigasi Banjir Kilat melalui Penerapan Water Level Sensor Berbasis Internet of Things (IoT) untuk Early Warning System pada Senin, 2 Maret 2026, di Kelurahan Cempaka, Kota Banjarbaru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program ini dijalankan oleh 15 mahasiswa lintas fakultas, yakni Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK), dengan bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, M. Ikhwan Najmi, S.Pd., M.Si. Ketua kelompok, Muhammad William Sabili, menjelaskan bahwa program ini bertujuan membantu masyarakat mengantisipasi banjir kilat melalui pengembangan alat pendeteksi ketinggian air berbasis Internet of Things (IoT).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami merancang alat pendeteksi banjir menggunakan sensor jarak JSN dan water level sensor. Dengan sistem ini, warga dapat mengetahui kenaikan debit air lebih cepat sehingga bisa melakukan langkah antisipasi,” ujarnya.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="921" height="871" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0456.png" alt="" class="wp-image-21903" srcset="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0456.png 921w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0456-850x804.png 850w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/03/IMG_0456-768x726.png 768w" sizes="(max-width: 921px) 100vw, 921px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Selain pengembangan alat, mahasiswa juga melaksanakan penyuluhan kebencanaan kepada warga, termasuk Ketua RT dan RW setempat. Edukasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur pemahaman masyarakat terkait mitigasi banjir. Hasilnya, warga menunjukkan peningkatan pemahaman dan antusiasme yang tinggi terhadap program. Tim juga menggelar gotong royong bersama warga di Sungai Kertak Baru, Cempaka, serta menghibahkan tempat sampah dari dana program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sebagai bentuk dukungan terhadap pengelolaan lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Program ini dirancang berdasarkan kondisi wilayah Cempaka yang rawan banjir kilat. Mahasiswa melakukan identifikasi masalah bersama warga sebelum merumuskan solusi berbasis teknologi dan edukasi. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu teknologi sensor, manajemen program, dan edukasi kesehatan masyarakat, tetapi juga mengasah kemampuan komunikasi, kolaborasi, serta pemecahan masalah di lapangan. ULM berkomitmen menjaga keberlanjutan program melalui integrasi dalam skema MBKM dan pengabdian kepada masyarakat, serta mendorong pengembangan inovasi berbasis riset yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peliput: Muhammad Rizky Fadhilah </p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor: Ghina Mahpudhah</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://peristiwa.info/21902/bina-desa-ulm-gunakan-sensor-iot-deteksi-banjir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21902</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Filosofi Teras Diadaptasi ke Film, Angkat Perspektif Baru Kehidupan</title>
		<link>https://peristiwa.info/21894/filosofi-teras-diadaptasi-ke-film-angkat-perspektif-baru-kehidupan/</link>
					<comments>https://peristiwa.info/21894/filosofi-teras-diadaptasi-ke-film-angkat-perspektif-baru-kehidupan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dzakiroh Umi Hijratulloh]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2026 08:26:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[#kabarkampus]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwainfo]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwanews]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwaonline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://peristiwa.info/?p=21894</guid>

					<description><![CDATA[peristiwa.info &#8211; Buku Filosofi Teras, karya Henry Manampiring resmi diadaptasi menjadi film layar lebar oleh rumah produksi MD Pictures. Proyek film ini diumumkan dalam konferensi pers yang digelar pada 25&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>peristiwa.info &#8211; </strong>Buku Filosofi Teras, karya Henry Manampiring resmi diadaptasi menjadi film layar lebar oleh rumah produksi MD Pictures. Proyek film ini diumumkan dalam konferensi pers yang digelar pada 25 Februari 2026 di Setiabudi, Jakarta Selatan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam film Filosofi Teras, aktris dan musisi Sherina Munaf dipercaya memerankan karakter utama bernama Nea. Keterlibatannya dalam proyek ini menandai kembalinya ia ke layar lebar setelah sekitar tiga tahun vakum, sejak membintangi Petualangan Sherina 2 pada 2023. Proyek ini disutradarai oleh Affandi Abdul Rachman, dengan proses syuting yang telah dijadwalkan mulai pada akhir Februari 2026. Hingga kini, tanggal penayangan resminya masih belum diumumkan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Produser sekaligus CEO MD Entertainment, Manoj Punjabi, menyatakan bahwa adaptasi film ini merupakan bagian dari perjalanan panjang buku Filosofi Teras yang terus mendapat respons positif sejak pertama terbit. Ia berharap film ini dapat menghadirkan sudut pandang baru dalam menyikapi tantangan kehidupan, sejalan dengan pesan yang terkandung dalam bukunya.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1200" height="800" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/03/04E00036-C984-4843-A4ED-87F3BFFF929C.jpeg" alt="" class="wp-image-21893" srcset="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/03/04E00036-C984-4843-A4ED-87F3BFFF929C.jpeg 1200w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/03/04E00036-C984-4843-A4ED-87F3BFFF929C-850x567.jpeg 850w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/03/04E00036-C984-4843-A4ED-87F3BFFF929C-768x512.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Film ini merupakan adaptasi dari buku nonfiksi yang selama bertahun-tahun menjadi bacaan populer dan telah terbit dalam puluhan cetakan. Tantangan terbesarnya kini bukan sekadar memindahkan isi buku ke medium visual, melainkan menerjemahkan gagasan filosofis yang reflektif menjadi narasi dramatik yang hidup di layar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Stoikisme, yang menjadi inti pembahasan buku, menekankan pada kemampuan membedakan hal-hal yang berada dalam kendali diri dan yang tidak, serta pengelolaan emosi dalam menghadapi situasi sulit. Dalam buku, konsep tersebut disampaikan melalui penjelasan. Namun dalam film, pendekatan itu harus diolah menjadi konflik, dialog, dan perjalanan karakter yang konkret agar dapat dipahami secara emosional oleh penonton.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dari sisi perfilman nasional, adaptasi ini sangat menarik karena menunjukkan kecenderungan baru perfilman Indonesia yang mulai melirik karya nonfiksi berbasis gagasan sebagai sumber cerita. Keberhasilan film ini nantinya akan sangat ditentukan oleh sejauh mana nilai Stoikisme dapat dihadirkan secara menyatu dalam alur dan perkembangan karakter dan tetap mempertahankan pesan yang ada dalam bukunya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peliput : Nurliana Ulfa</p>



<p class="wp-block-paragraph">Steven Berliano</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor : Alfan Gumirlang Salim</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://peristiwa.info/21894/filosofi-teras-diadaptasi-ke-film-angkat-perspektif-baru-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21894</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Komisi III DPR RI Menolak Tuntutan Hukuman Mati untuk ABK</title>
		<link>https://peristiwa.info/21884/komisi-iii-dpr-ri-menolak-tuntutan-hukuman-mati-untuk-abk/</link>
					<comments>https://peristiwa.info/21884/komisi-iii-dpr-ri-menolak-tuntutan-hukuman-mati-untuk-abk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dzakiroh Umi Hijratulloh]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Feb 2026 05:51:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan politik]]></category>
		<category><![CDATA[#beritaonline]]></category>
		<category><![CDATA[#kabarkampus]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwainfo]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwanews]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwaonline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://peristiwa.info/?p=21884</guid>

					<description><![CDATA[Baru-baru ini, Komisi III DPR RI menyatakan sikap resmi menolak tuntutan pidana mati yang diajukan Jaksa Penuntut Umum terhadap Fandi Ramadhan, seorang anak buah kapal (ABK) yang menjadi terdakwa dalam&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="680" height="451" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260226-WA0069.jpg" alt="" class="wp-image-21885"/></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Baru-baru ini, Komisi III DPR RI menyatakan sikap resmi menolak tuntutan pidana mati yang diajukan Jaksa Penuntut Umum terhadap Fandi Ramadhan, seorang anak buah kapal (ABK) yang menjadi terdakwa dalam dugaan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat hampir dua ton di Pengadilan Negeri Batam, Kepulauan Riau. Penolakan ini disampaikan dalam rapat khusus di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (23/2/2026).</p>



<p class="wp-block-paragraph"> Komisi III DPR menilai bahwa Fandi Ramadhan bukanlah pelaku utama dalam perkara ini, didukung fakta bahwa ia tidak memiliki riwayat tindak pidana sebelumnya. Berdasarkan pendalaman informasi dalam rapat, anggota dewan memahami bahwa posisi Fandi hanya sebatas pekerja biasa yang tidak mungkin mengendalikan muatan narkotika di kapal sebagaimana dugaan bahwa ia sebagai aktor dominan dalam kejahatan tersebut.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="798" height="442" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260226-WA0070.jpg" alt="" class="wp-image-21886" srcset="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260226-WA0070.jpg 798w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/02/IMG-20260226-WA0070-768x425.jpg 768w" sizes="(max-width: 798px) 100vw, 798px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Penolakan terhadap tuntutan ini didasari oleh perubahan paradigma hukum pidana dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru, khususnya Pasal 98 yang menegaskan bahwa pidana mati bukan lagi pidana pokok tetapi merupakan pidana alternatif terakhir yang harus diterapkan secara sangat ketat dan selektif. Komisi III juga mengingatkan bahwa pemidanaan harus mempertimbangkan bentuk kesalahan, sikap batin, dan riwayat hidup pelaku sesuai ketentuan Pasal 54 ayat (1) KUHP baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, Komisi III DPR menggarisbawahi pentingnya penerapan prinsip keadilan restoratif dalam sistem pemidanaan Indonesia. Komisi menilai bahwa karakteristik hukum baru ini seharusnya menjadi pedoman bagi penegak hukum, termasuk majelis hakim di PN Batam, untuk tidak menjadikan pidana mati sebagai putusan instan dalam perkara yang melibatkan pihak dengan peran non dominan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"> Sikap DPR ini turut mencerminkan fungsi parlemen dalam melakukan pengawasan terhadap proses penegakan hukum agar tetap berada dalam kerangka keadilan yang lebih manusiawi dan proporsional. Seluruh hasil rapat komisi pun akan diteruskan kepada pimpinan DPR untuk selanjutnya disampaikan kepada lembaga peradilan terkait, termasuk salah satunya Mahkamah Agung Republik Indonesia, sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan hukum lanjutan di pengadilan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peliput: Muhammad Nathan Glendova</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor: Nabila Intan Nurrahmi</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://peristiwa.info/21884/komisi-iii-dpr-ri-menolak-tuntutan-hukuman-mati-untuk-abk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21884</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Strategi Mahasiswa FH Jaga Produktivitas Kuliah di Tengah Ibadah Ramadan</title>
		<link>https://peristiwa.info/21848/strategi-mahasiswa-fh-jaga-produktivitas-kuliah-di-tengah-ibadah-ramadan/</link>
					<comments>https://peristiwa.info/21848/strategi-mahasiswa-fh-jaga-produktivitas-kuliah-di-tengah-ibadah-ramadan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dzakiroh Umi Hijratulloh]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 10:30:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabar Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[#beritaonline]]></category>
		<category><![CDATA[#kabarkampus]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwainfo]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwanews]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://peristiwa.info/?p=21848</guid>

					<description><![CDATA[peristiwa.info &#8211; Menjalani aktivitas perkuliahan di tengah ibadah puasa Ramadan menjadi tantangan tersendiri bagi kalangan mahasiswa. Perubahan pola makan dan waktu istirahat menuntut kemampuan adaptasi yang tinggi agar performa akademik&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<div id="section-g-m46il1c" class="wp-block-gutentor-e6 section-g-m46il1c gutentor-element gutentor-element-image"><div class="gutentor-element-image-box"><div class="gutentor-image-thumb"><img decoding="async" class="normal-image" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260223_171625_471-2-scaled.jpeg"/></div></div></div>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>peristiwa.info &#8211; </strong>Menjalani aktivitas perkuliahan di tengah ibadah puasa Ramadan menjadi tantangan tersendiri bagi kalangan mahasiswa. Perubahan pola makan dan waktu istirahat menuntut kemampuan adaptasi yang tinggi agar performa akademik tetap berjalan optimal di tengah rasa lelah yang kerap muncul.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski jadwal kuliah padat dan tugas menumpuk, manajemen waktu yang tepat dinilai menjadi kunci utama bagi mahasiswa untuk tetap fokus belajar sekaligus menjalankan ibadah dengan khusyuk. Ramadan juga dipandang sebagai momentum untuk melatih disiplin dan pengendalian diri, terutama dalam mengatur energi dan memanfaatkan waktu produktif, seperti di pagi hari. Dua mahasiswa Fakultas Hukum (FH), Fajar dan Risyad, membagikan pengalaman mereka dalam menjaga produktivitas selama bulan suci ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Fajar mengungkapkan bahwa tantangan terbesar baginya adalah menjaga konsentrasi saat proses pembelajaran berlangsung. Ia dituntut tetap memahami materi kuliah yang kompleks meskipun kondisi fisik sedang menahan lapar dan haus.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Agenda Ramadan yang cukup padat membuat tenaga yang dikeluarkan terasa lebih besar dibandingkan hari-hari biasa,&#8221; ujar Fajar.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="2560" height="1440" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260223_171625_688-4-scaled.jpeg" alt="" class="wp-image-21850" srcset="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260223_171625_688-4-scaled.jpeg 2560w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260223_171625_688-4-850x478.jpeg 850w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260223_171625_688-4-768x432.jpeg 768w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260223_171625_688-4-1536x864.jpeg 1536w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260223_171625_688-4-2048x1152.jpeg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Di sisi lain, Risyad mengaku menghadapi kendala teknis terkait mobilitas. Jarak tempuh yang jauh dari rumah menuju kampus serta jadwal kuliah yang penuh hingga sore hari menjadi beban tersendiri. Kondisi tersebut sering kali membuatnya merasa sangat lelah saat menjelang waktu berbuka.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kadang merasa lelah dan enggan untuk perjalanan pulang berbuka di rumah karena jadwal yang padat sampai sore,&#8221; ungkap Risyad.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meskipun terdapat tantangan fisik dan penyesuaian jadwal pribadi bagi mahasiswa, Risyad menyebut bahwa sejauh ini tidak ada perubahan signifikan dalam sistem perkuliahan selama bulan Ramadan. Kegiatan akademik tetap berjalan normal sesuai dengan kurikulum yang berlaku.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peliput: Muhammad Burhaanissulthan </p>



<p class="wp-block-paragraph">Muhammad Fauzan Ar Rosyid</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor: Nur Maulidah Putri</p>



<p class="wp-block-paragraph"></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://peristiwa.info/21848/strategi-mahasiswa-fh-jaga-produktivitas-kuliah-di-tengah-ibadah-ramadan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21848</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Prabowo Soroti Tindakan Bupati Aceh Selatan di Tengah Bencana Melanda</title>
		<link>https://peristiwa.info/21650/prabowo-soroti-tindakan-bupati-aceh-selatan-di-tengah-bencana-melanda/</link>
					<comments>https://peristiwa.info/21650/prabowo-soroti-tindakan-bupati-aceh-selatan-di-tengah-bencana-melanda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dzakiroh Umi Hijratulloh]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2025 04:50:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum dan politik]]></category>
		<category><![CDATA[#hukumdanpolitik]]></category>
		<category><![CDATA[#kabarkampus]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwainfo]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwanews]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://peristiwa.info/?p=21650</guid>

					<description><![CDATA[peristiwa.info &#8211; Pada Minggu malam, 7 Desember 2025, Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi penanganan bencana di Aceh, yang berlangsung di Posko Terpadu Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar.&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>peristiwa.info &#8211;   </strong>Pada Minggu malam, 7 Desember 2025, Presiden RI Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi penanganan bencana di Aceh, yang berlangsung di Posko Terpadu Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar. Dalam kesempatan itu, ia secara terbuka mengecam tindakan Bupati Aceh Selatan, Mirwan M.S., yang melakukan perjalanan umrah saat wilayahnya sedang dilanda banjir dan longsor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Prabowo menegaskan bahwa seorang kepala daerah seharusnya tetap berada di tempat dan memimpin warganya saat terjadi kesulitan, bukan justru pergi dan meninggalkan tanggung jawab. Ia bahkan menggunakan istilah militer dan menyebutkan tindakan tersebut sebagai desersi, yaitu meninggalkan bawahan saat berada dalam situasi berbahaya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga secara langsung meminta Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, yang turut hadir dalam rapat tersebut untuk mengambil langkah tegas terhadap Bupati Aceh Selatan tersebut. “Kalau yang mau lari, lari aja, enggak apa-apa. Copot langsung. Mendagri bisa ya diproses ini? Bisa ya?” ujarnya. Tito pun memberi respons singkat, “Bisa, Pak.”</p>



<figure class="wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex">
<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="957" height="535" data-id="21651" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251208-WA0088.jpg" alt="" class="wp-image-21651" srcset="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251208-WA0088.jpg 957w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251208-WA0088-850x475.jpg 850w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251208-WA0088-768x429.jpg 768w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2025/12/IMG-20251208-WA0088-585x327.jpg 585w" sizes="(max-width: 957px) 100vw, 957px" /></figure>
</figure>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, kemudian memastikan bahwa Mirwan melakukan perjalanan umrah tanpa izin resmi. Ia menjelaskan bahwa setiap kepala daerah wajib memperoleh izin sebelum melakukan perjalanan ke luar negeri. Menurutnya, dalam situasi siaga bencana, seorang pemimpin daerah seharusnya dapat menunda agenda pribadi demi mendahulukan keselamatan warganya. Ia juga menambahkan bahwa Kemendagri telah mengirimkan Inspektur Khusus untuk memeriksa kasus tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Mirwan sendiri mengaku telah mengecek kondisi banjir dan memastikan seluruh OPD bekerja sesuai prosedur sebelum keberangkatannya. Ia juga menjelaskan bahwa situasi saat itu masih terkendali, sehingga ia memutuskan menunaikan nazar umrah. Mengenai surat penolakan izin dari Gubernur Aceh, Mirwan menyebutkan bahwa surat tersebut baru diterima Pemkab Aceh Selatan pada 2 Desember, saat ia sudah tiba di Mekah. Ia juga menyatakan gangguan listrik dan jaringan komunikasi menyebabkan keterlambatan informasi sehingga menimbulkan miskomunikasi. Meski demikian, ia memastikan penanganan banjir tetap berjalan melalui posko dan OPD terkait.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tak hanya Kemendagri, Partai Gerindra pun turut mengambil sikap tegas dengan memberhentikan Mirwan dari jabatannya sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan. Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Sugiono, menyatakan bahwa keputusan itu dilakukan karena tindakan Mirwan dianggap bertentangan dengan nilai tanggung jawab yang harus dijunjung seorang pejabat publik, terlebih saat daerahnya tengah dilanda bencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peliput : Sri Devi Yunita Handayani</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor : </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://peristiwa.info/21650/prabowo-soroti-tindakan-bupati-aceh-selatan-di-tengah-bencana-melanda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21650</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Indonesia Gaungkan Transformasi Sistem Pembayaran Global, QRIS Jadi Sorotan di KTT G20</title>
		<link>https://peristiwa.info/21598/indonesia-gaungkan-transformasi-sistem-pembayaran-global-qris-jadi-sorotan-di-ktt-g20/</link>
					<comments>https://peristiwa.info/21598/indonesia-gaungkan-transformasi-sistem-pembayaran-global-qris-jadi-sorotan-di-ktt-g20/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Dzakiroh Umi Hijratulloh]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Nov 2025 10:49:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[#beritaonline]]></category>
		<category><![CDATA[#kabarkampus]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwainfo]]></category>
		<category><![CDATA[#peristiwanews #peristiwaonline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://peristiwa.info/?p=21598</guid>

					<description><![CDATA[peristiwa.info &#8211; Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Tahun 2025 telah diselenggarakan di Johannesburg, Afrika Selatan, pada 22–23 November 2025. Indonesia kembali menegaskan perannya dalam mendorong perubahan global. Indonesia menjadikan momen&#8230;]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>peristiwa.info</strong> &#8211; Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Tahun 2025 telah diselenggarakan di Johannesburg, Afrika Selatan, pada 22–23 November 2025. Indonesia kembali menegaskan perannya dalam mendorong perubahan global. Indonesia menjadikan momen penting ini untuk memperkenalkan inovasi keuangan yang dapat meningkatkan inklusi finansial.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1200" height="800" src="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251125-WA0017.jpg" alt="" class="wp-image-21599" srcset="https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251125-WA0017.jpg 1200w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251125-WA0017-850x567.jpg 850w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251125-WA0017-768x512.jpg 768w, https://peristiwa.info/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251125-WA0017-585x390.jpg 585w" sizes="(max-width: 1200px) 100vw, 1200px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Kehadiran delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming pada acara ini adalah untuk memastikan kepentingan nasional Indonesia terwakili serta mendorong penguatan tata kelola ekonomi global. Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menekankan urgensi reformasi sistem pembiayaan internasional agar lebih inklusif dan berpihak pada negara berkembang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pada forum G20 ini, Indonesia mendorong untuk mulai membahas economy of intelligence serta merumuskan kerangka tata kelola kecerdasan buatan, mengingat AI kini semakin memengaruhi arsitektur ekonomi dan sistem keuangan dunia. Indonesia memaparkan QRIS sebagai contoh konkret solusi digital sederhana yang telah berhasil diadopsi di berbagai negara Asia, termasuk Jepang dan Korea Selatan. Model sistem pembayaran ini dinilai dapat menjadi referensi global untuk mempercepat integrasi pembayaran lintas negara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Wakil Presiden menegaskan bahwa pembiayaan internasional harus lebih mudah diakses dan setara bagi negara berkembang, termasuk melalui penghapusan utang, pembiayaan inovatif, dan dukungan untuk transisi hijau, beliau juga menyoroti keberhasilan solusi digital sederhana seperti QR yang telah diadopsi berbagai negara Asia, serta mendorong dimulainya dialog G20 mengenai ekonomi kecerdasan di tengah pesatnya perkembangan teknologi keuangan” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers usai rangkaian hari pertama KTT G20 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peliput: Marsha Dhiya Ulhaq</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor: Diandra Swadesi Rahim &amp; Maghfira Maysa Puspita Ningtiyas </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://peristiwa.info/21598/indonesia-gaungkan-transformasi-sistem-pembayaran-global-qris-jadi-sorotan-di-ktt-g20/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">21598</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 23/156 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Database Caching using Redis

Served from: peristiwa.info @ 2026-06-28 01:16:46 by W3 Total Cache
-->