Home Mitos Mitos Kodok Menyebabkan Kutil

Mitos Kodok Menyebabkan Kutil

Mitos Kodok Menyebabkan Kutil – Apakah kamu termasuk golongan yang percaya kodok menularkan kutil?

Telah sejak lama, muncul imbauan keliru dari para orang tua kepada anak-anaknya. “Jangan menangkap kodok, nanti tertular kutil,” benarkah?

Padahal, kodok tidak menimbulkan kutil pada kulit manusia. Kulit hewan ini memang tidak sedap dipandang, dipenuhi oleh benjolan-benjolan. Namun, perasaan gatal setelah memegang kodok itu kemungkinan besar diakibatkan sensasi jijik semata.

Dalam ilmu penyakit kulit, ada banyak jenis kutil yang dapat menyerang kulit manusia (sekitar lima puluh atau lebih) termasuk yang paling berbahaya yaitu human papillomavirus (HPV). Faktanya, tidak satu pun dari jenis kutil tersebut yang berasal dari kulit kodok–atau juga katak.

Meski begitu, bukan berarti kita boleh menangkap kodok dengan tangan kosong sembarangan. Lantaran, benjolan pada kulit kodok diisi oleh kelenjar yang dalam beberapa jenis tertentu mengandung racun (berfungsi untuk melindungi mereka dari predator di alam liar).

Terkadang, kelenjar beracun tersebut dapat membakar kulit manusia yang menangkapnya. Kondisi kulit yang terbakar oleh racun kodok itulah yang juga sering diidentikkan dengan buduk–karena terasa gatal di sekitar bagian lukanya.

Sumber: sites.psu.edu | animals.howstuffworks.com

Leave a Reply