Jalur Satu Arah Masih Timbulkan Pro dan Kontra

peristiwa.online Sudah beberapa bulan Universitas Lambung Mangkurat menerapkan sistem jalur satu arah di lingkungan kampus. Seluruh mahasiswa maupun pengunjung harus melalui gerbang lama untuk masuk dan gerbang baru untuk keluar dari kampus.

Sistem ini diterapkan untuk meminimalisir terjadinya kemacetan dan kecelakaan di lingkungan kampus. Namun, banyak yang melawan arus karena enggan memutar arah melewati bagian belakang kampus untuk keluar.

Tanggapan dari mahasiswa sendiri tentang adanya penerapan jalur satu arah pun cukup beragam, ada yang setuju dan ada juga yang tidak.

“Menurut saya bagus saja, karena dengan adanya penerapan sistem tersebut dapat memperlancar arus dan mengurangi kemacetan di lingkungan kampus.” Ujar M. Andre selaku mahasiswa FH ULM.

“Saya kurang setuju dengan penerapan satu arah, karena lumayan jauh memutar ke arah dalam kampus kemudian ke arah gerbang baru saat ingin keluar,” tutur MM, salah seorang mahasiswa di ULM.

 

Peliput: Agus F.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version