Home Mitos Karlu Karlu, Kelereng Iblis di Australia

Karlu Karlu, Kelereng Iblis di Australia

Menurut legenda Aborigin batu-batu itu dibuat secara tak sengaja oleh manusia iblis.

Keberadaan Karlu Karlu (Kelereng Iblis) sangat penting bagi orang-orang Aborigin; monumen alam bersejarah itu juga dilindungi oleh undang-undang sebagai tempat suci bagi suku asli Australia di wilayah utara. Suku Aborigin percaya bahwa batu-batu besar tesebut adalah telur dari ular pelangi, sementara mereka juga mengaitkannya dengan beragam kisah mitologi lainnya.

Pada salah satu versi kisahnya (yang populer dalam tradisi Aborigin Warumungu, Kaytetye dan Alyawarre) diceritakan sesosok manusia iblis yang disebut Arrange membuat Karlu Karlu secara tak sengaja. Dia sedang menyiapkan sabuk-tali berbahan rambut, namun menjatuhkan beberapa helainya ke atas tanah. Rambut kemudian berubah menjadi batu-batu merah besar, sedangkan Arrange lantas pulang ke Bukit Ayleparrarntenhe.

Nian legenda tersebut mengakar kuat dalam kepercayaan Aborigin, para ahli geologi punya teori lain mengenai mula kemunculannya. Secara ilmiah, Karlu Karlu dibentuk oleh proses erosi terhadap bebatuan granit selama jutaan tahun di dalam tanah, lalu kekuatan tektonik mengangkatnya ke atas permukaan.

Seiring waktu, perbedaan suhu ekstrem antara siang dan malam di daerah gurun menghasilkan tekanan besar pada granit-granit itu, menyebabkan perubahan bentuk, dan terkadang sanggup membelahnya menjadi dua. Bagaimanapun, itu merupakan proses natural yang indah dan layak dikagumi.

Sumber: nt.gov.au | theculturetrip.com

Leave a Reply