HIMA-AP FISIP ULM Gelar Seminar Nasional, Bahas Ketahanan Pangan Indonesia
peristiwa.info – Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik (HIMA-AP) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lambung Mangkurat (FISIP ULM) menggelar Seminar Nasional Forum Publik 2026 bertajuk “Ketahanan Pangan Nasional: Tantangan, Kebijakan, dan Strategi Masa Depan Indonesia” di Lecture Theater Hall FISIP ULM, Jumat (9/10/2026). Kegiatan ini menghadirkan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P., sebagai narasumber, dengan Dr. H. Taufik Arbain, S.Sos., M.Si., dosen Jurusan Administrasi Publik FISIP ULM, sebagai moderator.
Dalam pemaparannya, Dr. Hanif Faisol Nurofiq menyoroti pentingnya memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi padi dan beras serta kebijakan perlindungan lahan pertanian. Materi yang disampaikan turut menampilkan sasaran produksi padi dan beras tahun 2026, perkembangan penetapan Peta Lahan Sawah Dilindungi (LSD), serta dukungan implementasi kebijakan di berbagai provinsi. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus memastikan keberlanjutan lahan pertanian di tengah berbagai tantangan pembangunan.
Selain penguatan produksi dan perlindungan lahan, regenerasi petani juga menjadi perhatian dalam mewujudkan ketahanan pangan Indonesia di masa depan. Keterlibatan generasi muda di sektor pertanian diperlukan untuk menjaga keberlanjutan produksi dan mengatasi tantangan berkurangnya minat anak muda menjadi petani. Melalui kebijakan yang terintegrasi, peningkatan produktivitas, dan dukungan terhadap regenerasi petani, penguatan ketahanan pangan diharapkan tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan saat ini, tetapi juga menjamin ketersediaan pangan bagi generasi mendatang.

Ketua Pelaksana Seminar Nasional Forum Publik 2026, Hayatul Azzahra, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap isu-isu kebijakan publik, khususnya yang berkaitan dengan ketahanan pangan nasional. Menurutnya, sebagai bagian dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, mahasiswa perlu memahami bagaimana pemerintah menjalankan kebijakan serta merespons berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. “Tujuannya agar mahasiswa lebih melek terhadap isu-isu ketahanan pangan, seperti kebijakan yang dibuat dan strategi yang disiapkan pemerintah,” ujarnya saat diwawancarai pada Jumat (9/10/2026).
Dalam proses persiapan kegiatan, Hayatul mengungkapkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi panitia adalah mengoordinasikan jadwal narasumber. Padatnya agenda pejabat pemerintah menjadi kendala tersendiri dalam menyesuaikan waktu pelaksanaan seminar. Meski demikian, melalui Seminar Nasional Forum Publik 2026, HIMA-AP FISIP ULM berupaya menghadirkan ruang diskusi yang mempertemukan mahasiswa dengan pemangku kebijakan. Dengan begitu, mahasiswa diharapkan dapat memperluas wawasan dan meningkatkan kepedulian terhadap isu ketahanan pangan sebagai salah satu aspek penting dalam pembangunan nasional.
Peliput: Diandra Swadesi Rahim & Prita Ayunisya
